Jumat, 24 Juli 2015

Niat Menikah

Dalam kitab Tasbitul Fu’ad, Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad menyebutkan tentang adanya penyakit yang menimpa banyak anak kecil pada saat itu, sehingga banyak diantara mereka yang meninggal dunia.

Mengomentari hal tersebut, Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad mengatakan, ”Mungkin berjatuhannya korban kematian mereka itu disebabkan beberapa perkara, seperti ketidak beresan yang terjadi dalam pernikahan orangtua mereka walaupun kita tidak mengatakan itu sebagai zina, atau mungkin juga disebabkan karena kurang peduli dengan kesucian ketika bersetubuh serta adab-adabnya, seperti dzikir dan sebagainya.

Kenapa orang-orang zaman sekarang jauh dari niat-niat yang mulia dalam melaksanakan pernikahan? Mereka sangat lalai akan hal ini, bahkan dari niatan yang minimal sekalipun, yaitu untuk melaksanakan sunnah atau menjaga diri dari kemaksiatan atau menjaga mata dari yang haram. Kebanyakan diantara mereka niatnya sebatas melampiaskan syahwat. Hingga kalaupun mereka memperoleh anak, yang terlahir hanyalah keturunan yang membuat mereka lupa dan lalai kepada ALLAH.

”Niat" memang memiliki posisi sangat istimewa dalam ajaran islam. Kali ini, kita membicarakan niat terkait dengan salah satu tahapan kehidupan yang selalu dilewati oleh setiap orang, yaitu pernikahan.

Dalam hal ini, para ulama menyarankan kepada setiap orang yang menikah agar meniatkannya dengan niat-niat sebagai berikut:

1. Saya menikah dengan niat untuk menjalankan sunnah Rasulullah SAW.

2. Saya menikah dengan niat untuk menjaga mata dari pandangan yang haram.

3. Saya menikah dengan niat untuk mendapatkan keturunan yang dapat memperbanyak jumlah umat islam.

4. Saya menikah dengan niat untuk meraih kecintaan ALLAH dengan berusaha mendapatkan keturunan yang bisa melanjutkan generasi umat manusia.

5. Saya menikah dengan niat untuk meraih kecintaan Nabi Muhammad SAW demi memperbanyak umatnya yang berkualitas hingga kelak di hari kiamat Rasulullah SAW bangga dengan hal tersebut. Dalam hadits disebutkan, “Menikahlah dan perbanyaklah keturunan! Sebab aku akan membanggakan kalian di hadapan umat-umat lain kelak di hari kiamat.”

6. Saya menikah dengan niat untuk memperoleh keberkahan dari do’a yang dipanjatkan seorang anak shalih setelah saya wafat kelak, sekaligus berharap pertolongan dan syafa’at dari anak-anak tersebut jika mereka meninggal ketika masih kecil.

7. Saya menikah dengan niat untuk menjaga kehormatan istri dan memenuhi kebutuhannya, serta berniat untuk mencukupi nafkah istri dan anak-anak.

8. Saya menikah dengan niat untuk menjaga diri dari setan, menghilangkan kerinduan dan kecenderungan syahwat yang negatif, menjaga kemaluan dari perbuatan hina, menjaga pandangan, dan mengusir rasa was-was.

9. Saya menikah dengan niat untuk menyenangkan dan membahagiakan diri dengan cara duduk bersama pasangan atau memandang serta yang lainnya, agar bisa bertambah giat dan lebih tenang dalam beribadah.

10. Saya menikah dengan niat untuk mengurangi kesibukan hati dalam mengatur rumah, mengerjakan pekerjaan dapur, menyapu dan membersihkan perabotan, serta mendapatkan kemudahan hidup.

11. Saya menikah dengan niat untuk melatih diri dalam hal bertanggung jawab sebagai pemimpin rumah tangga, berusaha memenuhi kebutuhan istri, sabar atas kelakuan dan keburukan mereka, berusaha memperbaiki akhlaq mereka, membimbing mereka kepada kebaikan, mencari rizqi yang halal untuk mereka, serta menjalankan kewajiban dalam mendidik anak-anak dengan pertolongan ALLAH.

12. Saya menikah dengan niat pada semua niat tersebut dan niat lainnya dari semua yang saya curahkan, saya ucapkan, dan saya kerjakan, dalam urusan pernikahan ini, karena ALLAH SWT.

13. Saya menikah dengan niat seperti yang telah diniatkan oleh para hamba ALLAH yang shalih dan para ulama yang mengamalkan ilmunya.

(Kemudian berdo’a)

“Yaa ALLAH, berikan taufiq kepadaku seperti halnya Engkau memberi taufiq kepada mereka, dan tolonglah aku seperti halnya Engkau telah menolong mereka.

”Semoga ALLAH memberi taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua

Aamiin☺

Selasa, 09 Juni 2015

Sungguh aku bingung terhadap diriku. Bingung dgn apa yg ada di depanku, yg di belakangku, dan apa yg berlalu meninggalkan ku. Tak dapat ketemui jalanku. Bagaimana aku?

Jumat, 05 Juni 2015

Bocah Misterius di Bulan Ramadhan

Bocah Misterius di Bulan Ramadhan

Beberapa tahun silam saya menemukan di sebuah milis posting menarik dan menggugah bertajuk“Bocah Misterius”. Karena itu saya merasa perlu mempublishnya lagi di Ramadhan ini.
Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua.
Sungguh menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala. Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik es tersebut.
Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi ditengah hari pada bulan puasa! Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung itu lebih terik dari biasanya.
Seorang pengurus masjid mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu. Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan. Setiap dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan melarangnya.
Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius. Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga!
Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah. Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma, ya itu tadi, bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar. “Bismillah.. .” ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu. Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir, kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian, ia akan korek keterangan apa maksud semua ini.
Kalau memang bocah itu “bocah beneran” pun, ia juga akan cari keterangan, siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu. Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya.
“Ada apa bapak melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?” tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman.
“Maaf ya, itu karena kamu melakukannya dibulan puasa,” jawab Luqman dengan halus,”apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu..” Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak kecil itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi, dan tiba tiba berkata dengan lantang.
“Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua!
Bukankah kalian yang lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?!
Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan diluar bulan puasa?
Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami?
Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis?
Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjemput ajal..?!
Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus? Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian…!?” Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela.
Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar “sangat” menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba.
“Ketahuilah pak.., kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tidak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja.
Dan ketahuilah juga, justru bapak dan orang-orang di sekeliling bapak lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?
Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?
Pak.., sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.
Pak.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami…!
Pak.., sadarkah Bapak akan ketidak abadian harta?
Sadarkah apa yang terjadi bila bapak dan orang-orang sekeliling bapak tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat? Bahkan, berlebihannya bapak dan orang-orang di sekeliling bapak bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat..
Tahukah Bapak akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa?
Pak.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi.
Jangan merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan ‘tuk setahun,
Jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak….”
Entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan. Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya! Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong.
Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi. Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang! Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia ambil sajadah, sujud dan bersyukur.
Luqman berterima kasih kepada Allah yang telah memberikannya hikmah yang luar biasa. Luqman tidak mau menjadi bagian yang Allah sebut mati mata hatinya. Sekarang yang ada dipikirannya sekarang, entah mau dipercaya orang atau tidak, ia ingin sekali menjelaskan hikmah perkataan bocah tadi kepada semua orang yang dikenalnya, kepada sebanyak-banyaknya orang.[kaskus]

Senin, 13 April 2015

Qosidah Nabiyyil Huda

Teks Qosidah Nabiyyil Huda

هذه القصيده نبي الهدى لا تنسنى
۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰۰
Nabiyyal Huda La Tansani, Qosidah Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad

نبي الهدی لا تنسني من شفاعة

Nabiyyal hudâ lâ tansanî min syafâ’atin (Ya Rosuulallah)
Wahai Nabi sang pembawa hidayah.. Janganlah lupakanku dari syafa’atmu

فإني مسيء مذنب ذو جرائر

Fa innî musî-un mudznibun dzû jarô-iri
Sungguh aku adalah seorang yang buruk, berdosa dan banyak kekurangannya

الا يا رسول الله عطفا ورحمة

Alâ yâ Rosûlallâhi ‘athfan wa rohmatan
Ya Rasulallah, berlemah lembutlah dan kasihanilah..

لمسترحم مستنظر للمبارر

Li mustarhimin mustandhirin lil mabâriri
seseorang yang mencari belas kasihan dan menunggu kebaikan ini

الا يا حبيب الله غوثا وغارة

Alâ yâ habîballâhi ghoutsan wa ghôrotan
Duhai kekasihnya Allah, Jadilah sang penolong dan hampirilah..

لذی کربة مسودة گالدياجر

Lidzî kurbatin muswaddatin kad-dayâjiri
ia yang menanggung derita, menghitam bagai orang mabuk yang kelimpungan

ألا يا خليل الله نجدة ماجد

Alâ yâ kholîlallâhi najdata mâjidin
Wahai yang dicintai Allah, kau lah penolong yang mulia

گريم السجايا گاشفا للمعاسر

Karîmis-sajâyâ kâsyifân lil ma’âsiri
Mulia perangaimu, engkau pelipur bagi segala lara

ألا يا أمين الله أمنا لخائف

Alâ yâ amînallâh amnân li khô-ifin
Duhai yang dipercaya Allah, kaulah ketentraman bagi seorang penakut..

أتى هاربا من ذنبه المتگاثر

Atâ hâribân min dzanbihil mutakâtsiri
yang datang berlari karena tumpukan dosa

ألا يا صفي الله قم بي فإنني

Alâ yâ shofiyyallâhi qum bî fa innanî
Wahai orang yang dibersihkan Allah, belailah kami

بکم وإليکم يا شريف العناصر

Bikum wa ilaikum yâ syarîfal ‘anâshiri
Karena hanya padamu kami bersandar dan mengadu, wahai orang yang mulia unsur unsurnya

وسيلتنا العظمی إلی الله أنت يا

Wasîlatunâl ‘udhmâ ilâllâhi anta yâ..
Penghubung teragung antara kami dengan Allah, hanyalah dirimu duhai..

ملاذ الوری من کل باد وحاضر

Malâdzal warô min kulli bâdin wa hâdliri
duhai tempat perlindungan bagi setiap makhluk di perkampungan dan perkotaan

و يا غوث کل المسلمين و غيتهم

Wa yâ ghoutsa kullil muslimîna wa ghoitsahum
Wahai yang menjadi penolong setiap orang muslim, sang penolong..

و عصمتهم من کل خوف وضائر

Wa ‘ishmatahum min kulli khoufin wa dlô-iri
yang mengayomi mereka dari segala ketakutan dan marabahaya

حمی الله أرضا حل فيها ضريحك

HamâAllâhu ardlôn halla fîhâ dlorîhukal-
Semoga Allah memelihara bumi yang ditempati pusaramu..

المعظم يا تاج العلا والمفاخر

al-Mu’adhdhomu yâ tâjal ‘ulâ wal mafâkhiri
..nan mulia, wahai mahkota yang luhur dan pemilik kebanggaan

إلی االمصطفی المختار صفوة ربه

Ilâl Mushthofâl mukhtâri shofwati robbihi
Untuk al-Mushthofâ sang nabi terpilih yang disucikan Tuhannya

و صاحبه الصديق خير مؤازر

Wa shôhibihish-Shiddîqi khoiri mu-âziri
Dan seorang sahabatnya yang jujur benar, sebaik baik penolongnya

ولا تنس مولانا أبا الحسن الرضی

Wa lâ tansa mawlânâ abâl hasanir-ridlô
Dan jangan lupakan ayahanda al-Hasan, Ali ar-Ridho

وإن گان گم يدفن بتلك المقابر

Wa in kânâ lam yudfan bitilkal maqôbiri
Meski ia tak dimakamkan disana

فأستغفر الله العظيم لزلتي

Fa astaghfirullâhal ‘adhîma lizallatî
Maka aku memohon ampun kepada ALLAH Yang Maha Agung atas kekeliruanku

و عجزي وتقصيري و عظم جرائري

Wa ‘ajzî wa taqshîrî wa ‘udhmi jarô-irî
Atas kelemahanku, atas kecerobohanku dan besarnya kesalahanku

و أسأله توفيقا وأمنا ورحمة

Wa as-alhu tawfîqon wa amnân wa rohmatan
Aku memohon kepada Nya petunjuk, kesejahteraan dan kasih sayang..

و لطفا و يسرا گاشفا للمعسر

Wa luthfân wa yusrôn kâsyifân lil ma’âsiri
Dan kelembutan beserta kemudahan yang menyingkapkan segala kesulitan

Rabu, 08 April 2015

Qulul qulub

Qulul qulub
Qulul qulub iIlal habibi tammilu … x2
Wama’i biza lika shaahidun
Shaahidun wa dalilu
Ammad dalilu iza zakhartum ul Muhammadan
Sarath dum ‘ul arsyikina at tarsilu

Hazal Rasulullah
Hazal Rasulullah
Hazal Mustaffa
Haza li Rabbil Alamina Khaliluq

Reff#1

al-Madad, al-Madad,al-Madad!
Ya Rasul Allah!
al-Madad, al-Madad,al-Madad!
Ya Habib Allah!

════════════

Robbi faj’al mujtama’nâ
Ghôyatuh khusnul khitâmi
Wa’thinâ mâ qod sa-alnâ
Min ‘athôyâ kal jisâm
(back to #1)

════════════

Wakrimil arwaha minnâ
Billiqô khoiril anâm
Wablighil mukhtâro ‘annâ
Min sholâtin wa salâm (back to #1)

════════════

Reff#2

Madad, Madad, Madad 2x
Madad! Ya Rasul Allah!
Madad, Madad, Madad 2x
Madad! Ya Habib Allah!

════════════

Sidi Sahibal-hadra
‘akrima minka bi nazra
Sidi ya aba az-Zahra
wal Qasim wa ‘Abdi-Llah
(back to #2)

════════════

Sidi Anta al-habib
bi zikrik qalbi yatib
Sidi hasha yakhib
man laza bi Rasul’Llah (back to #2)

════════════

Sidi Antal Mukhtar
bi-majik tujla qadar
Sidi ajirna min naar
bi jahik ya Rasul Allah(back to #2)

════════════

Ya Rabbi bihim wabiaalihim,
‘Ajjil bin nashri wa bilfaraji…3x

Kamis, 02 April 2015

Qosidah Marhaban Ya Syahru Romadhon

Teks Qosidah Marhaban Ya Syahru Romadhon

ﺗﺮﺣﻴﺐ ﺭﻣﻀﺎﻥ

Tarhib Ramadhan
¤¤ ¤¤ ¤¤ ¤¤ ¤¤ ¤¤ ¤¤

مرحبا يا شهر رمضان مرحبا شهر العبادة
مرحبا يا شهر رمضان مرحبا شهر السعادة

Marhabân yâ syahro romadlôn Marhabân syahrol ‘ibâdah..
Marhabân yâ syahro romadlôn Marhabân syahros-sa’âdah.

Selamat datang wahai bulan Ramadhan, selamat datang wahai bulan Ibadah, Selamat datang wahai Ramadhan, selamat datang wahai bulan kebahagiaan,

مرحبا يا زاهر الآن فی المجالي بالزيادة
للأخلا قرة أعيان أنت يا شهر الإفادة

Marhabân yâ zâhirol ãn fîl majâlî bizziyâdah..
Lil akhillâ qurroh a’yân anta yâ syahrol ifâdah.

Selamat datang wahai yg tiba dengan cahaya dalam kejelasan bertambahnya anugerah, Bagi para kekasih Allah engkau adalah kesayangan mereka wahai bulan yg penuh dg keberuntungan,

أنت سيد کل الأحيان واليتيمة فی القلادة
مرحبا ياشهر الإحسان والصفا والإستفادة

Anta sayyid kullil ahyân wal yatîmah fîl qulâdah.
Marhabân yâ syahrol ihsân washshofâ wal istifâdah.

Engkaulah pemimpin bagi setiap saat, dan Kepala Mutiara bagi kalung kehidupan, Selamat datang bulan kemuliaan, kesucian dan terbukanya kesempatan mengambil manfaat ,

أنت بهجة کل من گان حاز من تقواه زادهکل مسلم فيك نشطان فی التوجه للعبادة

Anta bahjatu kulli man kân hâza min taqwâhu zâdah.
Kullu muslim fîka nasythôn fît-tawajjuh lil’ibâdah

Engkau cahaya kemegahan bagi segalanya, beruntunglah barangsiapa yg taqwanya bertambah, Setiap muslim giat di hari harimu dalam semangat beribadah.

و عن الآثام گسلان وله الطاعات عادةفی تراويح وقرآن قد جفا نوم القعادة

Wa ‘anil âtsâmi kaslân wa lahuth-thô’ât ‘âdah.
Fî tarôwîhin wa qur-ãn qod jafâ naumal qu’âdah..

Dan mereka (di bulan ramadhan) malas berbuat dosa,dan bagi mereka ketaatan pada Allah menjadi adat kebiasaan, Dalam shalat tarawih dan Alqur’an, telah sirna kantuk orang yg malas shalat malam ,.

وصلاة الواحد المان من حبا النعمة عبادة
تتغسی فخر عدنان. وگذا الآل الإجادة

Wa sholâtul wâhidil mân man habân-ni’mah ‘ibâdah.
Tataghosysyâ fakhro ‘adnân wa kadzâl ãlal ijâdah.

Dan shalawat dari Yang Maha Tunggal dalam segala Anugerah, Yang Maha Memberi kenikmatan dalam beribadah dan pula segenap keluarga yg mulia, serta sahabat dan merekalah para saudara, semulia mulia para syuhada,

Kamis, 19 Maret 2015

Qasidah Huwannur

Qosidah HuwanNur karya nan indah Al-Habib ‘Ali bin Muhammad al-Habsyi.
Terjemahan oleh:
Al-Habib Munzir bin Fuad Al~Musawa

هو النور يهدی الحائرين ضياؤه

Huwan-nuuru yahdiil haa-iriina dliyaa-uhu
Dialah Nabi saw Pelita cahaya yang memberi petunjuk orang-orang yang bimbang

وفى الحشر ظل المرسلين لواؤه

Wa fiil hasyri dhillul mursaliina liwaa-uhu
Di padang mahsyar panjinya sebagai pemberi naungan

تلقی من الغيب المجرد حکمة

Talaqqoo minal ghoibil mujarrodi hikmatan
Sampailah kepadanya hikmah tanpa perantara apapun

بها أمطرت فی الخافقين سماؤه

Bihaa amthorot fil khoofiqoini samaa-uhu
Dengan hikmah itu hujanlah langit (dengan rahmat) disegala penjuru barat dan timur

و مشهود أهل الحق منه لطائف

Wa masyhuudu ahlil haqqi minhu lathoo-ifun
Para saksi dari para ahli makrifah yang dalam kebenaran, menyaksikan dari beliau saw kasih sayang dan kelembutan-kelembutan

تخبر أن المجد والشأ وشاؤه

Tukhobbiru annal majda wasysya, wasyaa-uhu
Dikabarkan sungguh apa yang terjadi adalah dengan keinginanmu (saw)

فلله ما للعين من مشهد اجتلا

Fallillaahi maa lil’aini min masyhadijtilaa
Padaku penglihatan apa apa yang kusaksikan sangatlah berpijar luhur,

يعز علی أهل الحجاب اجتلاؤه

Ya’izzu ‘ala ahlil hijaabijtilaa-uhu
Menundukkan para pemilik kemuliaan yang masih tertutup penglihatannya dari pandangan keluhuran ini,

أيا نازحا عني ومسگنه الحشا

Ayaa naazihaan ‘anniy wa maskanuhul hasyaa
Wahai yang jauh dariku dan tempatnya di lubuk hati yang terdalam,

أجب من ملا کل النواحی نداؤه

Ajib man malaa kullan-nawaahiy nidaa-uhu
Jawablah wahai saudaraku seruan (Sang Nabi saw) yang memenuhi segala penjuru,

أجب من تولاه الهوی فيك وامض في

Ajib man tawallaahul hawaa fiika wamdli fiy
Jawablah wahai yang diriku adalah terbenam dalam rindu padamu (saw), dan mengalir pada-

فؤادي ما يهوی الهوی ويشاؤه

Fu-aadiya maa yahwaal hawaa wa yasyaa-uhu
Sanubariku apa apa yang dirindukan sanubari ini danyang ia (diriku) dambakan

بنی الحب فی وسط الفؤادی منازل
ا
Banal hubbu fiy wasthil fu-aadi manaazilaan
Cinta membangun istana agung di dalam hati yang terdalam

فلله بان فاق صنعا بناؤه

FaLillaahi baanin faaqo shun’an binaa-uhu.
Demi Allah, sungguh tempat itu paling tinggi dan indah di antara bangunan (tempat) yang lain

بحکم الولا جردت قصدي وحبذا

Bihukmil walaa jarodtu qosdiy wa habbadzaa
Dengan keputusan pasrah kubiarkan yang lainnya berlalu dari semua keinginanku, dan alangkah indahnya sang baginda menenangkan hati ini dari wewenang lembutnya

موال أراح القلب منه ولاؤه

Muwaalin aroohal qolba minhu walaa-uhu
sang baginda menenangkan hati ini dari wewenang lembutnya

مرضت فگان الذکر برءا لعلتي

Maridltu fakaanadz-dzikru bur-an li’allitiy
(Jika) aku sakit, maka menceritakan tentangnya (saw) adalah obat bagi penyakitku

فيا حبذا ذکرا لقلبي شفاؤه

Fayaa habbadzaa dzikroon liqolbiy syifaa-uhu
Sungguh indah, menyebutnya adalah obat bagi hatiku

إذا علم العشاق دائی فقل لهم

Idzaa ‘alimal-‘usyaaqu daa-iy faqul lahum
Jika para perindu mengetahui penyakitku, maka katakan kepada mereka

فإن لقا أحباب قلبي دواؤه

Fa Inna liqoo ahbaabi qolbiy dawaa-uhuSesungguhnya perjumpaan dengan kekasih hati itulah obatnya

أيا راحلا بلغ حبيبي رسالة

Ayaa roohilaan balligh habiiby risaalatan
Wahai orang yang berjalan (ke Madinah) sampaikan lembaran cinta kepada kekasihku (saw)

بحرف من الأشواق يحلو هجاؤه

Biharfin minal asywaaqi yahluu hijaa-uhu
Dengan indahnya ejaan huruf-huruf kerinduan

و هيهات أن يلقی العذول إلی الحشا

Wa haihaata an yalqol-‘adzuulu ilaal-hasyaa
Maka sulitlah bagi yang memusuhi cinta ini sampai kebatas yang tak mungkin, mencapai jalan kebenaran dengan memujinya (saw) dan mengucapkan padanya (saw)

سبيلا سواء مدحه وهجاؤه

Sabiilaan sawaa-un mad-huhu wa hijaa-uhu
mencapai jalan kebenaran dengan memujinya (saw) dan mengucapkan padanya (saw)

فؤادي بخير المرسلين مولع

Fu-aadiy bikhoiril mursaliina muwalla’un
Jiwaku terbakar (karena cinta) dengan sebaik-baik utusan

وأشرف مايحلو لسمعي ثناؤه

Wa asyrofu maa yahluw lisam’iy tsanaa-uhu
Dan yang terindah di pendengaranku adalah mendengar pujiannya

رقی في العلی والمجد أشرف رتبة

Roqoo fiil ‘ulaa wal majdi asyrofa rutbatin
Mulia dalam tanga tanga keluhuran, semulia-mulia tingkatan yang semakin luhur

بمبداه حار الخلق گيف انتهاؤه

Bimabdaahu haarol-kholqi kaifantihaa-uhu
Dalam awal cinta dan rindu pada beliau saw akan muncul hangat membara dihati makhluk, maka bagaimana keadaan yang telah mencapai puncaknya

أيا سيدي قلبي بحبك بائح

Ayaa sayyidiy qolbiy bihubbika baa-ihun
Wahai tuanku, hatiku lebur dengan kecintaan kepadamu

وطرفي بعد الدمع تجري دماؤه

Wa thorfiya ba’dad-dam’i tajriy dimaa-uhuMata ini niscaya menangis darah setelah air mata mengering dan tak mengalir

إذا رمت کتم الحب زادت صبابتي

Idzaa rumta katmal hubbi zaadat shobaabatiy
Jika engkau sembunyikan cinta maka akan bertambah kecintaanku dan airmataku

فسيان عندي بثه و خفاؤه

Fasiyyaani ‘indii batstsuhu wa khofaa-uhu
Maka sama saja bagiku, kuungkapkan cinta itu atau kusembunyikannya

أجب يا حبيب القلب دعوة شيق

Ajib yaa habiibal qolbi da’wata syayyiqin
Jawablah seruan kerinduan ini wahai kekasih hati

شگی لفح نار قد حوتها حشاؤه

Syakaa lafha naarin qod hawat-haa hasyaa-uhu
Rintihan api kerinduan telah menyelimuti lubuk hatiku

ومر طيفك الميمون في غفلة العدا

Wa mur thoyfakal maymuuna fii ghoflatil ‘idaa
Maka lewatkanlah keindahan dan kelembutanmu saat hamba hamba ummatmu (saw) yang tenggelamdalam kelupaan

يمر بطرف زاد فيك بکاؤه

Yamurru bithorfin zaada fiika bukaa-uhu
Lintasan keindahan dan kemuliaanmu yg membuat berlindangnya airmata

لي الله من حب تعسر وصفه

LiyaAllaahu min hubbin ta’assaro washfuhu
Duhai Allah, sungguh sulit cinta ini diungkapkan

ولله أمري والقضاء قضاؤه

Wa lillaahi amrii wal-qodloo-i qodloo-uhu
Semua ini hanya kepada Allah kupasrahkan Karena ketentuan adalah ketentuan Nya

فيا رب شرفني برؤية سيدي

Fa yaa robbi syarrifniy biru,yati sayyidiy
Ya Allah, muliakanlah aku dengan memandang tuanku (sayyidina Muhammad)

وأجل صدی القلب الگثير صداؤه

Wa ajli shodal qolbil katsiiri shodaa-uhu
Dan bersihkanlah hati yang penuh dengan kekeruhan ini

وبلغ عليا ما يروم من اللقا

Wa balligh ‘aliyyan maa yaruumu minalliqoo
Dan sampaikanlah pada diriku (Al Habib Ali Al Habsyi) pada puncak harapan untuk berjumpa

بأشرف عبد جل قصدي لقاؤه

Bi-asyrofi ‘abdin jullu qoshdii liqoo-uhu
Dengan semulia-mulia hamba, dan perjumpaan dengannya adalah segala tujuanku

وعليه صلاة الله ماهبت الصبا

Wa ‘alaihi sholaatullaahi maa habbatish-shobaa
Atasnya curahan shalawat selama angin berhembus

وما أترب الحادی فطاب حداؤه

Wa maa atrobal-haadii fathooba hidaa-uhu
Sebanyak asyik merdunya qasidah pujian yang memadukan cinta padamu (saw), maka semakin indahlah pujian yang menyatukan hati dalam cinta padanya (Saw)

مع الآل والأصحاب ماقال منشد

Ma’al aali wal-ash-haabi maa qoola munsyidunBeserta keluarga, sahabat dan yang diucapkan oleh munsyid (pembaca qasidah)

هو النور يهدي الحائرين ضياؤه

Huwannuuru yahdiil haa-iriina dliyaa-uhu
Dialah pelita cahaya yang memberi petunjuk orang-orang yang bimbang..

Minggu, 15 Februari 2015

PESAN & WASIAT HABIB MUNZIR

PESAN & WASIAT HABIB MUNZIR

(mohon dibaca & mohon do'anya) Bagikan Kemarin jam 18:07
Wasiat Dan Pesan Habibana Hari ini jam 9:40
Forwardkan pada kekasih kekasihku di milis..

---------------------------------------

Malam ini aku tersandar di pembaringan dan terpaku bertafakkur…, airmata terus mengalir, alangkah lemahnya hamba ini menghadapi gelombang ombak…

Dihadapanku acara esok malam di monas, sedangkan acara malam minggu membuat dadaku pecah, ketika sakit di kepala belakangku kambuh, dan sakitnya terasa seluruh urat panas membara sampai ke kuku dan tulang… dan puncak sakitnya adalah di kepala bagian belakang…
Malam minggu biasanya kutemui 15-20 ribu muslimin, namun tubuh yg sudah rapuh ini terus merangkak menuju majelis yg kukira akan menemui jamaah yg lebih banyak..
Ternyata yg kutemui hanya sekitar 300 orang saja, serasa meledak dadaku karena sedih dan menahan sakit, ingin rasanya kujatuhkan tubuhku dipangggung dan terserah apa yg akan terjadi..
Dg tubuh yg terus menahan sakit aku bertahan, mataku nanar dan panas, wajah dan telinga serasa menjadi tebal bagai ditampar berkali kali..
keluhan sakit adalah sebab peradangan otak yg terus menjadi jadi. Aku terus menoleh kekiri dan kanan, berharap para kekasihku datang berbondong bondong meramaikan acara, namun hanya beberapa puluh saja duduk di shaf, dan sisanya belasan orang berdiri di sekitar panggung…,gelombang jamaah tidak tiba juga, tak lama tiba konvoi pun mungkin hanya 50 orang saja Aku terhenyak, kepalaku semakin sakit, seluruh tubuhku seakan berteriak kesakitan tak kuasa menahan sakitnya..
Allah.. Allah,..Allah…
wahai tubuh penuh dosa kau harus bertahan…

Ceramah selesai ,, acara ditutup, aku melangkahke mobil dg lemah dan ingin kuteriakkan pada semua orang jangan satu pun menyentuh kulitku karena sangat terasa sakitnya..
namun aku harus menerima nasibku untuk dikerubuti, mereka datang dan setia padaku.., mereka orang orang berjiwa Muhammad saw, aku tak boleh kecewakan mereka..
Aku membatin memandangi jumlah yg sangat sedikit dihadapan panggung besar dan lapangan bola ini………..12 tahun aku berdakwah, inilah hasil dakwahku, sisanya adalah buih di lautan..

Sampai di markas kerebahkan tubuh penuh derita dg hati yg hancur, ketika mata hampir terlelap maka aku terhentak bagai dibentak syaitan, esok malam acara monas, bagaimana nasibmu munzir….!, adakah akan seperti ini ini…????,
hujan akan turun dan kau terpaku kecewa dihadapan guru mulia..???

Aku bagai tersengat stroom tegangan tinggi, menangis sekeras kerasnya…
sakit dikepalaku sudah tak tertahan, jika kuhantamkan kepala ini ke tembok hingga kepala ini hancur tidak akan terasa sakitnya karena sudah dikalahkan oleh sakit yg jauh lebih berat..
Tubuhku gemetar, lalu aku berkata : ainiy, bantu aku membuka jubah dan sorbanku dan gamisku, bantu aku rebah, ini sudah larut malam, makanan apa yg ada ainiy? saya lapar, dan perlu makan sedikit untuk makan obat,
ia berkata : jam segini wahai habib sudah tdk ada apa2, banyak restoran padang dan penjual makanan masih tutup pula karena liburan panjang.., Baiklah, buatkan indomi saja, sekedar pengganjal untuk makan obat..

Prof sudah mengatakan, jika sakit di kepala tak mau hilang dg obat penahan sakit yg saya berikan, habib harus segera ke rscm untuk suntik otak…Berkali kali memang ia menembuskan jarum sepanjang hampir 15cm itu kedalam otakku sedalam dalamnya..ah,,, tidak ada waktu untuk opname.. aku harus bertahan…
Dihadapan kau acara monas, pasrah pada Allah..
lalu saat mata hampir terpejam pikiranku dihentakkan lagi dg beban berikutnya,12 rabiul awal pada 26 februari…., bulan depan…!!!,
lalu kedatangan guru mulia pada sekitar maret….!!, mestilah ada acara akbar pula..!,
lalu 27 rajab isra mikraj..!, lalu nisfu sya;ban..!!, lalu badr pada pertengahan ramadhan..!!, lalu habisnya massa kontrak markas MR dibulan juni…

Aku teringat mimpiku beberapa minggu yg lalu, aku berdiri dg pakaian lusuh bagai kuli yg bekerja sepanjang hari, dihadapan ku Rasulullah saw berdiri di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda : “semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai munzir, aku lebih tak tega lagi…, kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku dan istirahatlah…

Ku jenguk dalam kemah mewah itu ada guru mulia, seraya berkata : kalau aku bisa keluar dan masuk kesini kapan saja, tapi engkau wahai munzir jika masuk kemah ini kau tak akan kembali ke dunia..

Maka Rasul saw terus mengajakku masuk, “masuklah.. kau sudah kelelahan.., kau tak punya rumah di dunia (memang saya hingga saat ini masih belum punya rumah), tak ada rumah untukmu di dunia, karena rumahmu adalah disini bersamaku.., serumah denganku..,
seatap dg ku…,
makan dan minum bersamaku .. masuklah,,,

Lalu aku berkata :
lalu bagaimana dg Fatah Jakarta?
(Fatah tegaknya panji kedamaian Rasul saw), maka beberapa orang menjawab dibelakangku :
wafatmu akan membangkitkan ribuan hati utk meneruskan cita citamu,..!!, masuklah,,,!
Lalu malaikat Izrail as menggenggamku dari belakang, ia memegang dua pundakku, terasa seluruh uratku sudah digenggamannya, seraya berkata :
mari… kuantar kau masuk.. mari…
Maka kutepis tangannnya, dan aku berkata, saya masih mau membantu guru mulia saya…,
maka Rasul saw memerintahkan Izrail as untuk melepaskanku..
Aku terbangun…

Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak bertentuk kecuali hanya cahaya, ia memperkenalkan bahwa ia adalah Izrail as..
Kukatakan padanya :
belum… belum..
aku masih ingin bakti pada guru muliaku..
pergilah dulu, maka ia pun menghilang raib begitu saja.

Tahun 1993 aku bermimpi berlutut dikaki Rasul saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa, maka Sang Nabi saw menepuk pundakku…
tenang dan sabarlah..sebelum usiamu mencapai 40 tahun kau sudah kumpul bersamaku”

Usia saya kini 37 tahun pada 23 feb, dan usia saya 38 tahun pada 19 muharram ini.
Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku senang wafat dg penyakit ini, karena Rasul saw beberapa bulan sebelum wafatnya terus nengeluhkan sakit kepala..

Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku maka teruskan perjuanganku.. ampuni kesalahanku.., kita akan jumpa kelak dg perjumpaan yg abadi..Amiin..

Kalau usiaku ditakdirkan lebih maka kita terus berjuang semampunya, tapi mohon jangan siksa hari hariku..hanya itu yg kuminta.

Kamis, 12 Februari 2015

MIMPI BERTEMU RASULULLAH SAW

MIMPI BERTEMU RASULULLAH SAW

Guru kita Alhabib Quraisy Baharun,
Sudah di Ijazahi Shalawat dari beliau, Untuk siapa pun yang ingin..
Silahkan dibaca dan Amalkan. (Untuk memudahkan rezeki dan menyampaikan Hajat)

Saya mendengar langsung cerita ini dari salah seorang santri senior Habib Quraisy, yang bersyukur telah menjadi santrinya,
dia berkata: Tidak seperti biasanya disaat sholat subuh wajah habib begitu berseri bahagia, pagi itu saat saya menjadi orang pertama yg bersalaman dgn nya beliau pun langsung memberi hadiah uang Rp 500.000 kepada saya, agak bingung saya menerimanya, beliau berkata: Hadiah buat kamu karna saya hari ini dapat rizki, sambil tersenyum.

Saya pun penasaran dan dihari yang sama saya beranikan diri untuk bertanya mengapa hari itu beliau begitu lembut dan bahagia, beliau terlihat agak ragu untuk berkata namun dengan mata berkaca kaca sekali terlihat wajahnya terharu yg pada akhirnya beliau bercerita:

Di hari minggu itu tgl 13 Desember 2014 saya keluar dari rumah jam 07 pagi seperti biasa melaksanakan kewajiban sebagai pengasuh Pesantren lalu berangkat untuk berdakwah dibeberapa tempat dipelosok dan pegunungan Kabupaten Kuningan Jawa Barat dimana di daerah itulah saya ditunjuk Guru mulia Alhabib Umar bin Hafidz untuk menetap dua tahun terakhir ini,

Sepanjang pagi siang dan malam saya berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dan tanpa terasa saat kembali masuk rumah saya melihat jam sdh menunjukkan hampir 02.00 dini hari, ada rasa malu untuk untuk mengeluh lelah saat teringat bagaimana junjunganku Muhammad saw sangat prihatin penuh derita dalam berdakwah,
maka saat itu saya hanya bisa berdoa: Ya Allah limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan balaslah kebaikan beliau kepada kami dgn sebaik2 balasan yang pernah Engkau berikan kepada hambaMu.

Lalu sayapun bersiap untuk istirahat dan tidur mumpung masih ada sedikit waktu menjelang adzan subuh.

Namun Subhanallah...
Senin dini hari 14 Desember 2014 sekitar jam 03.00 saat tidur itulah saya bermimpi:
Seakan saya sangat lelah karena sedang menanggung beban dan berbagai permasalahan berat yg nyaris saya tdk sanggup lagi memikulnya, saya coba mencari Hb Gasim Baharun (almarhum ayah saya) untuk curhat sekaligus minta doa pada beliau, saya pun bergegas mencarinya dan ternyata beliau sedang menghadir majlis yg dipimpin oleh Rasulullah saw.

Tampak wajah Nabi Muhammad Sangat indah rupawan bersinar bagaikan bulan purnama di malam yg amat cerah, dimajelis itupun juga hadir Guru Mulia alhabib Umar bin Hafidz, sayamendekati alm. Ayah saya sambil menunggu kesempatan yg tepat untuk membicarakan masalah saya, saat majelis selesai dan jamaah mulai lengang saya coba beranikan diri sambil berbisik menceritakan beban yg sedang saya alami selama ini, lalu beliau berkata dgn suara yg jelas hingga didengar oleh Rasulullah saw juga oleh habib Umar:
" ceritakan pada gurumu mumpung dia sekarang sedang dihadapanmu...terkejut saya dgn suara alm. ayah dan dgn sebab suara itu pula Rasulullah beserta hb Umar menoleh ke arah saya,

Subhanallah..walhamdulillah,

wajah lembut dan teduh Nabi saw ibarat lautan biru seorang pelindung hakiki, dan senyumannya yang tulusnya itu...
ya Allah....
ingin rasanya memeluknya dan menangis dipangkuan mulianya sambil menumpahkan Segala apa yg selama ini saya rasakan sangat menghimpit dada.

tiba2 beliau berkata:
"katakanlah hai Quraisy, aku adalah Nabimu dan kakekmu....."
tak kuasa air mata ini mengalir deras dihadapannya tanpa saya mampu berkata. masih tetap dgn pandangan dan senyuman yang terlihat teduh dari bibir dan wajah sucinya beliau berkata:

hai quraisy, ucapkanlah "ASSHALATU WASSALAMU ALAYKA AYYUHAN NABIYU WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUH"

Saya pun dgn terbata dan diiringi derasnya cucuranair mata mengucapkan:
assholatu wassalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh.

Tiba2 guru mulia alhabib Umar meminta izin kepada nabi untuk berbicara kpd saya dan nabipun mengangguk meng-iakan, kata habib umar: Quraisy..., Jika kamu atau Teman temanmu atau siapapun dari umat ini membaca "Assholatu was salaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh" hingga 100 kali dalam sehari Maka mustahil Nabimu tidak memperhatikanmu, kata guru mulia dibarengi dgn anggukan kepala Nabi yg bersorban putih bersih berkali2 tanda setuju.

Ya Allaaah.......
Saya kaget dan terbangun dari tidur dgn perasaan bahagia dan gembira, walaupun masih jelas terdengar isak tangis dengan deras linangan air mata yg terbawa dari mimpi.

Alhamdulillah Ya Allah...
Maha Agung Engkau dengan sifat Rahman dan RahimMu....

manusia sekotor saya ternyata masih diperhatikan dan didatangi juga oleh Rasulullah Sang Nabi pembawa Rahmat walau hanya dalam mimpi...lanjutnya sambil terus menyeka air matanya.

Tanpa terasa saya pun menangis, air mata deras mengalir dipipi saat saya dengan seksama mendengarkan tutur mimpi beliau alhabib Quraisy, guru yang sangat saya cintai.

Dalam hati ini saya menjerit, ya Rabb...kapan saya bisa bermimpi Rasulullah saw seperti guru saya.

Salam kepadamu Ya Rasulallah..
Salam kepadamu Ya Nabiyallah…
Salam kepadamu Duhai kekasih Allah.

Cerita Ini disampaikan oleh Ustadz Muhammad Pontianak

silahkan di amalkan smoga makin memperkuat hubungan kita dengan nabi muhammad, dan kita makin di kenal oleh nabi muhammad.

Rabu, 04 Februari 2015

Amalan Supaya Mimpi Bertemu Rasulullah Menurut Habib Munzir Al Musawa

Amalan Supaya Mimpi Bertemu Rasulullah Amalan Menurut Habib Munzir Al Musawa :

untuk dapat bertemu Rasulullah dalam mimpi Amalan untuk dapat bertemu Rasulullah dalam mimpi Bermuladari pertanyaan singkat ‘Bagaimana caranya saya dapat bertemu dengan Rasulullah ?’.

Berikut ini jawaban Habib Munzir. Mengenai berjumpa dg Rasul saw adalah dg merindukan beliau saw dan memperbanyak amalan sunnah semampunya, dan memperbanyak shalawat, beliau saw mencintai kita dan memperhatikan kita lebih dari ayah bunda kita, beliau saw adalah ayah ruh bagi semua ummatnya, maka ruh kita tetap mudah berhubungan dengan ruh beliau saw, lewat mimpi misalnya, nah.. perkuat hubungan ruh anda dengan ruh beliau saw dengan shalawat ini :

”Allahumma shalli alaa ruuhi sayyidina muhammadin fil arwah, wa ‘ala Jasadihi filjasad, wa alaa Qabrihi filqubuur”

(wahai Allah limpahkan shalawat pada Ruh Sayyidina Muhammad di alam arwah, dan limpahkan pula pada Jasadnya di alam Jasad, dan pada kuburnya di alam kubur).

Anda bisa saja jumpa dg Rasul saw dalam mimpi, perbanyaklah shalawat, cintailah sunnah, dan perbanyaklah bersedekah pada anak yatim, dan baktilah pada ibunda jika masih ada, ini adalah amalanamalan yg sangat dicintai oleh Rasul saw, anda jangan tidur kecuali bibir anda terus bershalawat pada nabi saw, beliau saw akan menjumpa anda, dan yakinlah.. Saya (Habib Munzir) menyukai semua shalawat, dulu saya membaca 17 macam shalawat, diantaranya shalawat Syeikh Abdulqadir Aljailani yg panjangnya 13 halaman, namun kini saya membaca satu macam shalawat saja, yg diajarkan Rasul saw lewat mimpi pd saya, pendek saja yaitu :

“ALLAHUMMA SHALLI ALA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALIHI WA SHAHBIHI WASALLIM“

shalawat ini saya baca 5.000X setiap harinya, Jika anda ingin membacanya silahkan, saya ijazahkan pada anda, boleh membacanya 100X, 200X atau lebih atau berapa saja sekemampuan anda dan luasnya waktu, dan bisa dibaca sambil dimobil, dijalan, atau dimanapun, Masalah mimpi Rasul saw, saya (Habib Munzir) pernah bermimpi beliau saw dan mengadukan banyaknya orang yg rindu dg beliau sawnamun belum jumpa dalam mimpi, beliau saw menutup wajahnya dan menangis, seraya berkata :

“Tiada yg memisahkanku dg mereka selain tabir qudrat, dan mereka akan jumpa dg ku kelak”
beliau saw sangat perduli dan rindu pada ummatnya, lebih lebih yg mencintai beliau saw, dan telah teriwayatkan pada shahih Muslim bahwa beliau saw bersabda :

“Ummatku yg paling cinta padaku adalah yg hidup setelah aku wafat, dan mereka sangat mengidamkan jumpa dg ku daripada harta dan keluarganya”

Siwak

Sabda Rasulullah saw, "siwak adalah pensuci mulut dan pembawa keridhoan Allah". (Shahih Bukhari)
Dari Hudzaifah ra, "Bahwa Nabi SAW jika bangun dari malam hari, membersihkan mulutnya dengan siwak". (Shahih Bukhari)

Dalam sebuah hadits Qudsi dijelaskan, Allah SWT bertanya kepada penduduk surga, ketika penduduk surga begitu takjub dgn segala kenikmatan yg Allah berikan di  surga. "Maukah kalian Aku beritahu kenikmatan yg lebih daripada ini semua?"
Para penduduk surga pun bertanya, apakah ya Allah yg melebihi dr kenikmatan yg kami dapati di dlm surga ini?
Allah SWT pun berkata, "keridhoan Ku, dan aku tidak akan murka pada kalian selamanya."
Hal yg lbh indah dr segala yg ada di dunia dan akhirat adlh keridhoan Allah..dan salah satu rahasia keridhoan Allah itu ternyata tersimpan dlm siwak, slh satu hal yg bisa mendatangkannya adlh siwak.
Hal yg kecil tp dicintai Rasulullah, hampir di setiap waktu Beliau bersiwak, bangun dr tidur bersiwak, mau berbicara bersiwak, sedang duduk dan di bnyk kesempatan lain beliau bersiwak. Dan bahkan sunnah terakhir yg dilakukan beliau sblm wafat adlh bersiwak..
Bkn hnya sbg pembersih, tp siwak adlh pensuci mulut..pensuci dr dosa2 yg dilakukan oleh mulut. Maka sdh sepatutnya kita hidupkan kembali sunnah Nabi, sunnah yg org pada zaman sekarang ini sdh bnyk meninggalkannya. Siwak..sungguh setan tidak suka dgn siwak. Siwak sering hilang..makanya siapkan  siwak yg bnyk, biar setan tdk bisa mengelabui kita. Inilah yg jg dilakukan guru mulia kita alhabib umar.
(Ceramah alhabib munzir ttg siwak)

Habib ahmad bin jindan jg bilang,  sholat dgn menggunakan siwak terlebih dahulu, lbh baik 70 kali lipat drpda sholat tdk menggunakan siwak. Siwak jg sunnah dilakukan ketika kita mau berwudhu..
Mudah2an kita bisa istiqamah mengikuti sunnah2 Nabi, wlwpun hanya hal-hal yg kecil. :-) mohon maaf kalo ada yg salah.

                  **********************

Apa itu Siwak?

Siwak atau miswak berbentuk batang, diambil dari akar dan ranting segar tanaman arak (Salvadora persica) yang kebanyakan tumbuh di daerah Timur Tengah, Asia dan Afrika dan berdiameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Pohon Arak adalah pohon yang kecil, seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang, diameternya lebih dari 1 kaki, jika kulitnya dikelupas warnanya agak keputihan dan memiliki banyak juntaian serat. Akarnya berwarna coklat dan bagian dalamnya berwarna putih, aromanya seperti seledri dan rasanya agak sedikit pedas. Kaum muslimin menggunakan batang itu untuk menggosok gigi dan mengurut gusi sebelum wudhu atau shalat. Nabi SAW. mengatakan pemakaian siwak sebagai sunnah, atau tindakan yang dianjurkan. Sebuah hadis berbunyi:

“Siwak membersihkan gigi, dan ini menyenangkan Allah. Setiap kali Jibril mengunjungiku, dia menyuruhku menggunakan siwak, hingga aku pun khawatir bahwa menggunakansiwak diwajibkan. Seandainya tidak khawatir akan membebani (merepotkan) umatku, aku akan mewajibkannya.” 
(HR: Bukhori dan Muslim, Irwaul Golil No 70).

Hadits yang lain dari Abu Ayyub ra:
“Ada empat hal yang termasuk dari sunnah para Rasul; Memakai minyak wangi, menikah, bersiwak dan malu.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Siwak memiliki beberapa faedah yang sangat besar, diantaranya yang paling besar adalah yang telah dianjurkan oleh hadits:

“Siwak itu pembersih mulut dan diridhai Allah.” (HR. Ahmad)

"Keutamaan shalat dengan memakai siwak itu, sebanding dengan 70 kali shalat dengan tidak memakai siwak."
(HR. Ahmad)

Waktu-waktu Disunnahkannya Bersiwak

Bersiwak disunnahkan di setiap saat, bahkan ketika berpuasa di sepanjang harinya, dan menjadi sunnah muakadah pada waktu akan beribadah.
Adapun waktu-waktu yang disunnahkan secara muakkad untuk bersiwak diantaranya:

1) Setiap akan Berwudhu
“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu”. (HR. Bukhori dan Muslim)

2) Setiap akan melakukan shalat
“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat”. (HR. Bukhori dan Muslim)

3) Setiap Bangun Tidur
“Adalah Rosululloh jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak”. (HR. Bukhori)

Termasuk tanda kecintaan Nabi Shallallahu ‘aihi wa sallam kepada kebersihan dan ketidak sukaannya terhadap bau tidak enak, tatkala bangun dari tidur malam yang panjang, yang mana saat itu di mungkinkan bau mulut sudah berubah, maka beliau menggosok giginya dengan siwak untuk menghilangkan bau tidak sedap, dan untuk menambah semangat setelah bangun tidur, karena termasuk kelebihan siwak adalah menambah daya ingat dan semangat.

4) Setiap akan Masuk RumahTelah meriwayatkan Syuraih bin Hani, beliau berkata: 
”Aku bertanya kepada ‘Aisyah: “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rosululloh jika dia memasuki rumahnya?” Beliaumenjawab : ”Bersiwak”. (HR. Muslim)

5) Ketika hendak membaca Al Qur’an
Dari Ali ra. berkata : “Rasulullah memerintahkan kami bersiwak. Sesungguhnya seorang hamba apabila berdiri sholat malaikat mendatanginya kemudian berdiri di belakangnya mendengar bacaan Al Qur’an dan ia mendekat. Maka ia terus mendengar dan mendekat sampai ia meletakkan mulutnya di atas mulut hamba itu, sehingga tidaklah dia membaca satu ayat pun kecuali berada di rongganya malaikat” (HR. Baihaqy)

Sabtu, 24 Januari 2015

Ketika Istri Dunia bertemu Suaminya di Surga!

Ketika Istri Dunia bertemu Suaminya di Surga!

Inilah Syaratnya..!

Imam Turmudzi mengkisahkan hadits , dari Muadz bin Jabal ra. Ia berkata,” Janganlah wanita didunia menyakiti suaminya karena bidadari di akhirat akan berkata,
”Jangan sakiti dia, semoga Allah memusuhimu. Saat ini dia berada di sisimu, namun, sebentar lagi ia akan meninggalkanmu untuk bertemu dengan kami.’
(HR Turmudzi dan IbnuMajah).

Isteri yang beriman dari seorang suami yang beriman di dunia adalah kelak menjadi isterinya juga di akhirat beserta isteri isterinya yang lain dari para bidadari...

“Yaitu Surga Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang saleh dari nenek moyangnya, pasangan pasangannya, dan anakcucunya…”
(QS Ar Rad : 23)

“Mereka dan pasangan dan pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan dipan”
(QS Yasin: 56)

“ Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan” (QS Az Zukhruf70).

Jika sang isteri saat di dunia adalah seorang beriman dan salehah, dialah yang akan menjadi isterinya juga saat di surga. Ini adalah salah satu nikmat dan anugerah yang Allah berikan kepada pasangan suami isteri.
Selain itu, ia juga akan mendapatkan anugerah tambahan isteri yang berupa para bidadari yang akan diberikan oleh Allah kepadanya ketika di Surga, sebagaimana telah dinyatakan dalam Al Quran dan hadis hadis Rasulullah SAW.

Sedangkan, bagi seorang wanita beriman kalau bersuamikan seorang beriman dan saleh, dialah pasangan sang suami dalam iman sehingga persatuan mereka di dunia akan membawanya kepada persatuan mereka di Surga Allah yang kekal..

Selamat kepada wanita yang dapat bersama suaminya yang mukmin dan saleh, serta bisamengikutinya dalam iman, taat, serta amal saleh.

Allah–lah Yang Maha tahu apa yang telah dijanjikanNya kepada mereka dan menyiapkan fasilitasnya, sebagai imbalan dengan apa yang telah mereka lakukan.

Wallahu a'lam

(Copas)

Kamis, 22 Januari 2015

Al Habib Jamal Bin Thoha Baagil

Al Habib Jamal Bin Thoha Baagil
Sekilas Profil Al Habib Jamal bin Thoha Baagil (Pengasuh Pondok Pesantren Anwarut Taufiq, Malang)

Sekitar 500 sepeda motor dan mobil berkonvoi turun dari daerah Batu menuju kota Malang pada malam Jum'at Legi, 11 Juni. Penumpang yang kebanyakan para pemuda, memakai baju koko putih, peci putih, dan berjaket hitam. Mereka membawa bendera kebesaran bertuliskan Sholawat di Bumi Arema. Ada juga yang bertuliskan Arema Bersholawat. Ada pula Majelis Shalawat Ar-Ridwan. Iring iringan itu berjalan dengan tertib dalam jarak 20 km yang ditempuh sekitar 40 menit menuju Masjid al-Huda di kota Malang. Seorang habib muda bersorban putih turun dari mobil dan melangkah masuk ke halaman masjid. Itulah Habib Achmad Jamal bin Thoha Ba'agil, sang pemimpin sekaligus pemrakarsa gerakan Sholawat di Bumi Arema setiap malam Senin Legi ba'da sholat Isya'.

Beberapa waktu kemudian, Habib Jamal Ba'agil, begitu alumnus Darul Mushthafa Tarim ini sering disapa, memimpin sholawat Adh-Dhiya'ullami', gubahan gurunya, Habib Umar bin Hafidz. Dengan segera hadirin yang tadinya hiruk pikuk, dan kemudian bertambah dengan jama'ah setempat, menjadi sekitar seribu orang, mulai duduk dengan tertib dan ikut melantunkan syair kecintaan kepada Rasulullah saw. Sholawat yang dilantunkan oleh para Arema (Arek Malang) ini berkumandang dengan rancak dan apik, ditingkahi dengan hadrah yang dominan dengan nada bas, karena memakai terbang ukuran besar. Setelah lantunan sholawat berlalu, baru Habib memberikan tausiyah kepada hadirin, yang hampir seluruhnya anak anak muda. Dalam majelis ta'lim yang resminya diberi nama oleh Habib Umar bin Hafidz "Majelis Sholawat Ar-Ridwan" ini, Habib menguraikan pentingnya kita bertaqwa kepada Allah, mencintai Rasulullah saw, dan sekitar permasalahan pemuda, serta pengaruh asing yang bertentangan dengan syari'at Islam. Tausiyah disampaikan dengan penuh semangat, sebagaimana karakter Habib Jamal, yang memang memiliki sifat tegas, dan sesuai dengan sifat arek Malang yang identik dengan semangat heroik. Dalam majelis ini Habib Jamal dibantu Habib Ja'far al-Jufri dan Habib Abdul Qodir Mauladdawilah serta Habib dan Ustadz lain yang berkenan hadir dalam acara tersebut.

Mengadopsi Darul Mushthafa
Habib Achmad Jamal, lahir di kota Malang pada 14 Februari 1977. Sungguh prestasi besar bagi seorang habib yang masih muda tetapi sudah memiliki pengaruh yang besar di masyarakat. Ia anak pasangan Habib Thoha Ba'agil dan Syarifah Suud binti Abdullah Ba'agil yang sejak kecil kental dididik dengan pendidikan agama. Setelah menempuh pendidikan dasar dan menengah, ia masuk Pesantren Darut Tauhid, asuhan Syaikh Abdullah Abdun. Pada tahun 1987, ia berangkat ke Tarim untuk belajar di Darul Mushthafa, yang dipimpin oleh Habib Umar bin Hafidz, mondok disana selama enam tahun dan pulang ke Indonesia pada tahun 2002. Ia tidak langsung pulang ke Malang, tetapi berdakwah dulu di Surabaya. Baru kemudian ke Malang, tepatnya di kota Batu. Seorang muhsinin (dermawan) membantunya mendirikan pondok pesantren, pada waktu ia masih berumur 27 tahun. Dengan ucapan basmalah ia mendirikan Pondok Pesantren Anwaarut Taufiq Batu, Malang. Tentu saja setelah mendapat persetujuan dari para gurunya, terutama Habib Umar bin Hafidz. Sekarang pesantren itu telah berkembang dan memiliki santri mukim sebanyak 60 santri/santriwati dari berbagai daerah di Indonesia. Malah beberapa orang sudah lulus dan melanjutkan belajar ke luar negeri, seperti ke Darul Mushthafa. Di samping itu, mereka yang kembali ke kampungnya masing-masing juga segera mengembangkan dakwah lewat majelis ta'lim dan pengajian di masjid. Dalam mendidik para santri, Habib Jamal mengadopsi pendidikan di Darul Mushthafa Tarim, khususnya dalam kemampuan dalam membaca kitab dan berbicara dalam bahasa Arab. Disamping itu, pesantren ini juga mendorong para alumnus tidak sekedar mendapatkan ilmu agama, tetapi juga bergerak dalam bidang dakwah, dimanapun.

Dakwah ke Luar negeri Cakupan dakwah Habib Jamal tidak saja di Malang, atau Jawa Timur khususnya. Ayah tiga putra putri ini juga melebarkan sayapnya hingga ke Jakarta, misalnya, dan kota kota di Kalimantan dan Papua. Di kota kota Kalimantan namanya sudah akrab dikenal muhibbin. Pernah pula dia berdakwah di Papua dan mendapatkan sambutan yang baik dari penduduk setempat. Rencana setelah bulan Ramadhan, insya Allah dia akan melakukan rihlah dakwah ke Papua lagi. Selain didalam negeri, namanya juga sudah dikenal di Malaysia dan Singapura. Dalam suatu kesempatan, Habib Jamal pada tahun 2007 pernah mengisi seminar internasional di Pondok Pesantren Al-Jendrami Selangor, Malaysia , bersama para pakar terkenal dari Malaysia maupun negara negara Timur Tengah. Begitu juga di Negeri Singa, beberapa majelis ta'lim mengundangnya secara periodik. Walau cakupan dakwahnya sangat luas, "Basics saya adalah mendidik para santri di pesantren. Saya mengharapkan, mereka akan menjadi kader-kader ulama dimasa depan, minimal menjadi aktivis dakwah di tempat tinggalnya," ujarnya. Habib Jamal juga memiliki alamat Facebook yang bisa diakses: Achmad Jamal Toha Baagil. Disini, muhibbin dapat melihat profil Habib Jamal dengan singkat tetapi cukup lengkap, dan karena itu dia menyediakan alamat ini untuk berkomunikasi dengan para jama'ah lewat dunia maya.

Tanda Tanda Mencintai Nabi
Dalam wawancara dengan alKisah, Habib Jamal pernah menyinggung banyaknya orang menyebut nyebut dirinya mencintai Rasulullah. Namun mana buktinya? Sebab tanda mencintai seseorang adalah sering menyebut nyebut namanya. Begitu juga, tanda mencintai Rasulullah adalah mengikuti sunnah sunnahnya. "Jadi, saya setuju dengan pendapat para Habib sepuh yang mengatakan. ‘Jangan menyebut dirinya habib kalau dalam sehari hari nya tidak mengikuti sunnah sunnah Rasulullah saw." Tuturnya. Hal serupa juga berlaku bagi umat Islam yang mengakui mencintai Rasulullah. Mereka harus mengikuti sunnah sunnah dan tentu saja menghindari larangan larangannya. Kita harus konsekuen menerapkan ajaran Islam sebagaimana disampaikan Rasulullah saw.

"Contohnya sederhana saja. Rasulullah paling senang bersiwak, dan apabila hendak sholat beliau bersiwak dulu. Coba sekarang, apakah ada sebatang siwak di kantong anda?" Kita belum memahami pentingnya siwak. Namun kalau nanti seorang ahli, apalagi dari Barat, mengatakan bahwa dalam batang siwak itu terkandung zat zat yang mampu membersihkan mulut dari kotoran kotoran dan penyakit, kemungkinan kita baru mengakuinya. "Sayangnya kita lebih mempercayai orang lain daripada tuntunan nabi kita sendiri," katanya. Jadi kalau ingin mengikuti sunnah sunnah Rasulullah, ikutilah hal hal yang sederhana dan selalu dilakukan Rasulullah saw setiap hari. Selain bersiwak, Rasulullah juga gemar bersedekah, sholat sunnah, berpuasa sunnah, dan berkasih sayang dengan para sahabatnya, entah itu kecil atau besar, lelaki atau wanita, miskin atau kaya, rakyat jelata atau orang berpangkat.

Habib Jamal Baagil dan Shalawat Nûr
Setiap habib atau ulama pasti memiliki amalan bacaan atau wirid, begitu juga dengan Habib Jamal. "Saya paling senang mengamalkan Shalawat Nur, yang digubah Habib Umar bin Hafidz, guru saya," ujarnya. Beliau membaca Shalawat Nur sebanyak 10 kali pada usai waktu shalat wajib, dan begitu juga ketika malam menjelang tidur. Dalam mengamalkan bacaan Shalawat itu, Habib Jamal merasakan ketenangan bathin. Pikiran yang semula ruwet menjadi terang. Dan karena Shalawat ini sudah dinyatakan Habib Umar sebagai amalan yang bisa dilaksanakan semua orang, ia sudah memberikan ijazah ammah, setiap orang boleh mengamalkannya. Selain itu fadhilah lain membaca Shalawat ini adalah selalu mempunyai ikatan dan hubungan erat dengan Rasulullah SAW. Adapun bacaan Shalawat Nur sebagai berikut:

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ وسلم ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻧﻮﺭﻙ ﺍﻟﺴﺎﺭﻱ ﻭﻣﺪﺩﻙ ﺍﻟﺠﺎﺭﻱ ﻭﺍﺟﻤﻌﻨﻲ ﺑﻪ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺃﻃﻮﺍﺭﻱ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﺎ ﻧﻮﺭ

"Allahumma sholli wa sallim ‘ala  Sayyidina Muhammad nuuri-kas saarii wa madaadikal jaarii wajma'nii bihi fi kulli athwaarii wa ‘ala alihi wa shohbihi wasallam ya nuur"

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat serta salam kepada junjungan Nabi Besar Muhammad, sang cahaya-Mu yang selalu bersinar dan pemberian-Mu yang tak kunjung putus, dan kumpulkanlah aku dengan Rasulullah di setiap zaman, serta shalawat untuk keluarganya dan sahabatnya, wahai Sang Cahaya."

Kalam Kalam Hikmah Habib Jamal bin Thoha Baagil
Jumat adalah lebaran para mukmin, maka persiapan hadir sholat jumat mesti sempurna.. Gak boleh kalah dengan hadir resepsi.. Siapin baju yang serba putih, mandi, pake wewangian, dan "jangan telat" agar bisa dengerin khutbah dengan sempurna.. Inilah adab yang diajarkan kekasih kita Muhammad..

"Dengki/hasud memakan kebaikan yg kita miliki, seperti api melahap menghanguskan kayu bakar".. alhadis na'udzubillah minal hasad..

Orang yang dermawan dekat dengan Allah, manusia, surga dan jauh dari neraka.. Orang yang pelit jauh dari Allah, manusia, surga dan dekat dengan neraka..

Orang jahil tapi dermawan lebih dicintai Allah dari pada orang Alim tapi pelit.. Orang yang pelit PASTI karena kena penyakit Hubbud Dunia.

Imam Syafi'i berkata "kalau bukan karena nikmatnya berteman dengan orang-orang yang sholih, para ulama, atau orang-orang yang dekat sama Allah & kalau bukan karena nikmatnya bangun malam munajat kepada Allah, aku sudah gak betah lagi hidup didunia ini" Subhanallah..orang se-solih beliau pun masih butuh teman-teman yang sholih, apalagi seperti kita! makanya kalau ada haul para wali atau kunjungan ulama, jangan gak hadir! disitu kita bisa lihat wajah orang sholih, salaman, dll.. ROBBI FAN FA'NA BI BARKATIHIM.. aamiin

Imam Juneid berkata "Barang siapa yang membuka 1 pintu niat kebaikan, niscaya Allah akan membukakan 70 pintu tawfiqNya..
Dan barang siapa yg membuka 1 pintu niat keburukan, Allah akan membuka 70 pintu khodzlan (kesesatan).. Na'udzubillah.

Selalulah hiasi hati kita dgn niat-niat yang baik agar tawfiq Nya selalu menyertai kita, dan jangan sampai niat buruk terbesit di hati kita, agar tidak terjerumus dalam kesesatan. Ya Allah bit tawfiq.

Seorang sholihin bermimpi bertemu Imam Juneid Al Baghdady (setelah meninggal), kemudian dia bertanya.. Apa yg telah diperbuat Allah kepada mu? beliau pun menjawab "hilanglah semua isyarat, begitu pula ibarah, lenyaplah semua ilmu, hilanglah gambaran dhohir didunia..yang paling manfaat ialah sholat-sholat sunnah yang aku lakukan di tengah malam" Subhanallah!!! lebih manfaat bangun malam untuk sholat dan ngaji dari pada lihat 'bola' wahai saudaraku..

Nabi bersabda: Di surga ada tempat namanya "Rumah Bahagia", & yg diizinkan masuk ke dalamnya kelak ialah orang2 yang didunia gemar menggembirakan anak2 kecil..
Masya Allah..Orang tua2 kita dulu gak lepas dari kantong mreka permen, kalau pas ketemu anak2 langsung dibagiin itu permen.. Mereka berharap bisa masuk ke "Rumah Bahagia" kali ya??

Ulama berkata: Jadilah kau seorang yang walaupun kakinya menempel di tanah, tapi semangatnya selalu ada di bintang Tsuroyya..
Maka bersemangatlah dalam segala aktifitasmu dan jadikanlah dia ibadah untuk meraih ridhoNya..

Imam Hasan Bashry ditanya, "Wahai Imam, kenapa wajah kaum sholihin begitu nikmat dipandang?"
Beliaupun menjawab.."Bagamana tidak? Sedang dia selalu bersendirian dengan Allah di tengah malam, maka Allah pun memercikkan nurNya diwajah hamba tersebut" hingga wajah mereka apabila dipandang, mengingatkan kita kepada Allah..

Kalau kita bangga dengan banyaknya harta, bukankah Qorun lebih banyak hartanya dari kita?
Kalau kita bangga dengan jabatan kita, bukankah Fir'aun lebih tinggi jabatannya dari kita semua?
Kalau kita bangga dengan keindahan wajah kita, bukankah Abu Lahab lebih indah wajahnya dari kita? tapi kemana mereka semua?? yang ada mereka semua terhina dalam Al Quran.. Kebanggan hanya ada pada Taqwa kepada Allah SWT ...

Rosul bersabda "Sesungguhnya akan datang zaman dimana kalian akan berlomba-lomba meraih kekuasaan/jabatan, padahal itu semua akan membuahkan penyesalan kelak di hari qiyamat"
Coba lihat sekarang, 1001 cara dilakukan orang untuk dapat jabatan mulai duit, dukun, kebohongan, khianat dll.. maka didunia sudah banyak yang nyesel (karena masuk nusakambangan) apalagi nanti di akherat!!
Tiada hal yg paling membuatku menyesal, seperti lewatnya suatu hari yg disitu matahari... terbenam dalam keadaan umurku berkurang dan amalku tidak bertambah..(S.Abdullah bin Mas'ud) Semoga di tahun yg baru ini amal kita lebih banyak dari pada tahun kemarin.. aamiin

Habib Ali AlHabsyi berkata: "Mana mungkin terbesit dalam hatiku rasa gundah, sedih, atau kotoran hati.. sedangkan dlm hatiku selalu bersemayam kecintaan kepada paling indah dan mulia makhluk..
Dia lah Habibuna Muhammad" Ya ALLAH, penuhi hati kami dgn kecintaan kepada kekasihMu Muhammad..

Hal-hal yang menambah tajamnya hafalan: sering pake siwak, sering puasa, sering ngaji... quran..
Hal-hal yang mengurangi daya hafal: sering maksiat, sering sumpek, sering baca tulisan di batu nisan, sering makan apel yg masam.. ini MUJARRAB kata ulama

Ulama berkata "kita mesti punya seorang guru yang menuntun kita untuk dekat kepada Allah dan RosulNya".. jelas, tanpa seorang guru mustahil kita bisa mengetahui yang haq ataupun yg bathil.. tapi apakah syarat guru yang menjadi penuntun kita tersebut??
Guru adalah perantara antara kita dengan nabi.. Maka ilmu agama ini gak mungkin diraih tanpa bimbingan mereka.. kalau orang cari dunia aja, ribuan kilo akan dia lintasi, maka cari guru yang mengenalkan dia akan Allah dan Rosul harus lebih diprioritaskan dari itu semua..

Rosul bersabda "Maukah kau kuberi tahu, obat dari dosa-dosa kalian?"
Sahabat menjawab: "mau Yaa Rosulullah.."
Nabi berkata "Obatnya adalah Istighfar" .. Perbanyaklah istighfar, dengan nya kesedihan kita dihilangkan, masalah kita diselesaikan, rezeki kita dilapangkan oleh Allah.. Astghfirullah...

'Amir bin qeis berkata "Orang yang paling banyak tertawa di dunia ialah orang yang akan paling banyak menangis di neraka"..
Tertawa yang dimaksud ialah tertawa dalam ghoflah (melupakan Allah)

Habibuna Muhammad bersabda "Muslim yang sempurna ialah muslim yg tidak pernah menyakiti muslim yg lain dgn lisan atau kekuatanya".. maka, janganlah sekali2 kita mengolok-olok sesama orang muslim.. apalagi sampai menyakiti dan mendholiminya.

Sufyan Ast stauri berkata "Tangisan itu mempunyai 10 bagian, 1 bagian diantaranya ialah tangisan untuk Allah dan 9 bagian sisanya ialah RIYA', apabila yg 1 bagian tersebut dijalani walau sekali dalam setahun, niscaya akan menyelamatkannya dari api neraka.."
Dan yang 1 itu biasanya menetes ditengah malam, ketika hamba sedang munajat kepada Sang ROBB.
Ketika ada yg bertanya di kotak komentar "Iya Bib, tapi bagaimana mengelola hati ini untuk tdk terkontaminasi dengan virus riya'...?",
Habib Jamal menjawab: "tangisan riya' ialah semua bentuk tangisan yang bukan karena Allah, bisa jadi ingin dilihat orang, atau tangisan untuk duniawiyah saja atau yg lain2.. gak sedikit, bahkan tiap hari pasti ada orang yang menangis, tapi mana tetesan air mata yg menetes karena takut tidak dikabulkannya amal, karena takut masuk neraka, karena takut tdk diakui sebagai umat nabi Muhammad dll.. yg ada nangis, karena kehilangan dunianya, nangis ditinggal kekasihnya, nangis gak lulus ujian atau yg lainnya.."

Hati orang mukmin lebih mulia dari ka'bah.., hingga sebagian ulama berkata "kau hancurkan... dinding ka'bah lebih mending dari pada kau hancurkan (sakiti) hati org mukmin"
Maka kita mesti jaga lisan & tulisan kita, jangan sampai nyakitin hati saudara kita mukmin..
Baarokallah fiik.

Apabila ada status yg kurang berkenan di hati atau perbuatan yg mengecewakan hati.. maka al faqir dr lubuk hati, mengucapakan ribuan maaf..
Semoga Ramadhan ini menjadi Ramadhan yg paling berkah dr sebelumnya.. hingga dosa, kesalahan, kekhilafan, keburukan kita semua dihapus dan dimaafkan oleh Allah.. amin Minal a'idin wal faizin..

Barang siapa yg meninggal dalam keadaan telah taubat dari maksiat ghibah (menggunjing) maka dia adalah orang yg terakhir masuk surga..
dan barang siapa yang meninggal dlm keadaan blm taubat dari ghibah maka dia adalah orang yg pertama kali masuk neraka. na'udzubillah..

Nabi bersabda "Wanita yang paling banyak bawa berkah ialah wanita yg paling ringan nafkahinnnya ".. jadi, kalo cari istri jangan yang matre dan boros belanjanya..
gak bawa berkah. tapi cari yang selalu qona'ah dan selalu amanah dlm menjaga harta suaminya..Insya Allah banyak berkahnya.

Nabi bersabda "Yg sedikit dan cukup itu lebih baik dari pada banyak tapi membuat kita lalai" maka kita jangan tergiur dengan kenikmatan yg sementara sampai lalai untuk meraih kenikmatan yang abadi..

Dunia hanya ladang amal, akherat adalah tempat kita panen.. dunia bukan tempat tinggal abadi, dunia cuma tempat transit..
Nabi bersabda "orang-orang mulya di ummatku adalah yg mau berkorban, dan orang2 tidak baik di ummatku adalah yang mampu berkorban tapi enggan melakukannya"..
Semoga amalan korban kita diterima oleh Allah.. dan bagi yg gak mampu korban kambing tapi ingin ikut serta dapat keutamaan korban ikuti fatwa ibnu Abbas yg membolehkan berkorban dgn seekor ayam.. Allahumma sholli ‘ala Muhammad..

"Berbaktilah kalian kepada orang tua kalian, niscaya anak-anak kalian juga akan berbakti kepada kalian".. "sebagaimana kalian hutang, juga kalian akan dihutangi" maka, setiap kita berbuat sesuatu pasti semua akan kembali pada diri kita sendiri.. waspadalah!!

Berkata Ustman bin abil ‘ash Aststaqofi: "Wahai anakku, orang nikah seperti menanam, maka carilah ladang yg baik untuk tanaman itu.. ladang yang gak baik, sulit untuk menghasilkan buah yg baik..
maka hati-hatilah, terlambat nanam dikit gak papa asal dapat ladang yg baik.. dan buahnya terjamin baik"..

Abu Ja'far Al Manshur, khalifah Bani Abbas yang masyhur itu, setiap kali naik haji ke Mekkah dan melewati Madinah, pasti turun dari kendaraannya. Ketika ditanya apa sebabnya berbuat demikian, beliau mengatakan bahwa hatinya tidak tega menaiki kendaraannya di atas tanah yang mengandung tubuh Rasulullah SAW.

Nabi bersabda "Tak akan sesat suatu kaum setelah diberi hidayah oleh Allah, kecuali kalau kaum tersebut suka berdebat"
Ulama berkata "Apabila Allah menginginkan keburukan pada hambanya, maka dibukakan untuknya pintu perdebatan dan ditutup pintu amal.. dan apabila Allah menginginkan kebaikan pada hambanya ditutup untuknya pintu perdebatan dan dibukakan pintu amal"..
Tinggalkanlah debat! kecuali dengan cara yang paling baik..

Rosul bersabda "Dari tanda celakanya seseorg (su'ul khotimah) ada 4.
1. Air mata tak pernah terlinang untuk Allah
2. Hati yg keras (gak mudah terketuk dgn nasihat)
3. Rakus sama dunia
4. Tidak pernah ingat mati (panjang angan-angannya)
Ulama berkata "kalau 1 aja sifat tersebut ada dalam hati kita, niscaya akan celaka, gimana kalau 2,3 atau semua ada????

Nabi melarang kita melakukan 3 hal:
1. Ngegosip (ngomongin perihal org lain yg malah bisa jadi fitnah)
2. Menyia2kan harta (meletakkannya bukan pada tempatnya seperti berlebihan bikin resepsi dll)
3. Banyak tanya (tanpa mau amal, hanya untuk debatin org) (Hadis muslim)

"Apabila ini ummat mengetahui apa yg ada di bulan RAMADHAN, niscaya mereka akan mengharap semua bulan adalah ramadhan"..
Makanya para salaf menyambut Ramadhan 5,5 bulan sebelumnya, dan mengucap selamat tinggal untuk Nya 5,5 bln setelahnya..
maka setahun terasa seperti di bln Ramadhan..
Ahlan Ya Ramadhan..

Al-Habib Ali Alhabsy berkata "Sesungguhnya Allah SWT dlm setiap mlm di bln Romadhan, minimal membebaskan/memerdekakan 600rb hambanya dari api neraka"..
Imam hadad berkata "maka tidak lah luput dari pembebasan tersebut kecuali orang2 yang sagat jauh dan kebangetan kurang ajarnya sama tuhannya"
Semoga kita termasuk dlm golongan orang2 yg dimerdekakan tsb.. Aamiin..

Orang barat bilang "time is money".. Murah benar harga waktu?
Bukannya dengan waktu kita bisa dapat uang, tapi apa dengan uang kita, bisa dapat waktu?
maka Imam Ghozali berkata: "Setiap nafasmu adalah permata yang tak ternilai harganya" kalau gitu, harus dipakai untuk hal yg paling berharga.. yaitu Ibadah demi mendekatkan diri kepada Allah..

Rojab adalah bulan menanam, Sya'ban adalah bulan untuk mengairi apa yg telah kita tanam, dan Romadhan adalah bulan kita memanen apa yg telah kita tanam dan airi tersebut.. panennya ialah ‘itqun minan nar..
Pembebasan dr api neraka.. ja'alanallahu wa iyyakum minhum..

Kalo malaikat diperkenankan hidup di dunia seperti manusia oleh Allah, niscaya malaikat akan berprofesi sebagai pendamai orang yg lagi berseteru..
Hal itu karena malaikat tahu besarnya pahala amalan tersebut disisi Allah..
Sebaliknya ialah setan, kalau hidup kayak manusia dia akan berprofesi sebagai NAMMAM (pengadu domba)

Seorang badui datang kpada Nabi dan bertanya "Ya Rosulallah, aku ingin menjadi orang yang paling Alim/berilmu, gimana?
Nabi menjawab "Takutlah kpada Allah, niscaya kau adalah paling Alim/berilmunya manusia"
Jadi ilmu ialah takut, semakin takut seseorg kepada Allah maka dia semakin banyak ilmunya..

"Sebaik-baiknya amalan disisi Allah ialah yang paling istiqomah walaupun sedikit."...(alhadis)
karena istiqomah lebih baik dari 1000 karomah..
Iblis bisa punya ilmu, bisa juga terbang, bisa juga menyingkap rahasia orang tapi iblis gak bisa ibadah dengan istiqomah..
Istiqomah ialah ciri dan sifat para wali-wali Allah..

Jika melihat 3 hal dari manusia, syaiton merasa gembira seperti LEBARAN:
1. Seseorg yg dalam hatinya dihantui perasaan takut miskin
2. Seorang mukmin meninggal dalam keadaan tidak membawa iman
3. Seorang mukmin bertengkar bahkan sampai membunuh mukmin yg lain..
Dan saat itu pula Nabi SEDIH..
Sekarang kita tinggal pilih aja, menggembirakan syaiton dan membuat Nabi sedih? atau SEBALIKNYA?

Bentengilah harta kalian dengan zakat, dan obatilah orang sakit diantara kalian dengan sedekah Harta yang dizakatin gak bakalan binasa..
Begitu pula kalau kita pas sakit, selain beli obat jagan lupa beli beras juga untuk sedekah orang miskin..
Niscaya akan datang kesembuhan dari Allah..

Imam Haddad berkata: "Merekalah para pemberi petunjuk manusia kpada Allah, maka beruntung bagi orang yang bisa lihat mereka atau bahkan yg bisa hadir di majlis mereka."

Nabi bersabda.."Allah melaknat (mengusir dari rahmatNya) bagi golongan wanita yg menyerupakan dirinya dgn para lelaki, dan bagi lelaki yang menyerupakan dirinya dgn para wanita."
Maka hati-hatilah dalam berpakaian, berdandan, berprilaku.. jangan sampai kita diusir dari rahmat Allah, sebab kalau sudah Allah yang ngusir, kepada siapa kita mengharap Rahmat??

Syeikh Fudheil bin ‘Iyadh mempunyai seorang murid yang meninggal Su'ul khotimah, kemudian dalam mimpi beliau tanya apa maksiat yang dilakukannya?
Muridnya cerita, bahwa dia punya penyakit yang kata tabib gak sembuh kecuali dengan segelas khomr tiap tahun, maka dia jalani hal tersebut..
Setelah bangun dari tidur, Fudheil berkata "Ini akibat orang yg minum khomer untuk berobat, maka bagaimana akibat orang yang meminumnya untk lalai kpada Allah!!"

Ada 2 kemaksiatan yang ancamannya bukan cuma dilaknat tapi bahkan akan diperangi oleh Allah.. Yaitu
1.Memerangi para wali-wali Allah
2.Praktek riba' dlm jual beli/ pinjam meminjam. Maka, siapa yang berani dan sanggup perang dengan dzat yg Maha Perkasa??

"Di surga ada ruangan yang indah dan bening"..
Seorang Arobi bertanya, "untuk siapa ya Rosulallah?"..
"Untuk org yg ...
1.Tutur katanya selalu sopan
2.Selalu berbagi harta dengan sesama
3.Senang berpuasa
4.Gemar bangun malam ketika manusia terlelap tidur.."

______________ Wallahu a'lam
(sumber: Majalah alKisah, umar faruqi, dari berbagai sumber)
http://play.google.com/store/apps/details?id=alif.media.biografi.habaib.ulama

Kolase

Sadarlah wahai diri..
Sadarlah dengan keadaan.
Jangan terlalu tinggi berharap,
Jangan terlena akan angan-angan.
Karena akan sakit ketika tidak mendapatkan.

Kuatlah wahai diri...
Kuatlah melawan segala rintang.
Jangan lemah,
Jangan putus asa.
Karena ada kesenangan di balik segala kesusahan.

Istiqamah lah...
Wahai diri yang lemah dan kekurangan, sungguh kalau kau coba hitung nikmat yang telah di berikan Tuhanmu..kau tidak akan mampu.

Sungguh seumur hidupmu kau habiskan untuk beribadah guna membayar nikmat yang telah di berikan Tuhanmu, nikmat sebelah mata pun kamu tidak akan mampu membayarnya.
Iya..kamu memang lemah. Tapi lemah lah terhadap Tuhanmu, bukan lemah terhadap apa yang Tuhan berikan padamu.

Kamu memang kekurangan. Tapi kekurangan lah terhadap apa yang kamu berikan pada Tuhan mu, bukan terhadap apa yang Tuhan berikan padamu.

Bersyukur lah..
Nikmatilah setiap gambaran yang terjadi dalam hidupmu, gabungkan lah tiap gambar itu menjadi sebuah kolase. Pandangilah ia dengan pandangan yang baik. Maka akan takjublah engkau dengan apa yang di berikan-Nya.

Terakhir...
Bingkai lah dgn bingkai yang bagus. Sehingga banyak orang di kemudian hari yang takjub dengan kolase yang kau buat.

Qoro'naa fii dhuha

هذه القصيدة قرأنا فی الضحی

******************************************

قرأنا فى الضحی ولسوف يعطيك
فسر قلوبنا ذاك العطاء

Qoro,nâ fîdl-dluhâ wa lasaufa yu’thîk fasarro qulûbanâ dzâkal ‘athô,u

Telah kami baca di dalam Surah Dhuha “Dan kelak kamu akan diberi karunia”
Maka gembira hati kami atas kurniaan itu

و أحسن منك لم تر قط عيني
و أجمل منك لم تلد النساء

Wa ahsanu minka lam taro qoththu ‘ainî wa ajmalu minka lam talidin-nisâ-u

Dan yang lebih baik darimu belum pernah telihat oleh mata. Dan yang lebih indah darimu belum pernah dilahirkan para wanita

حشاك يارسول الله ترض
یوفينا من يعذب أو يساء

Hasyâka yâ Rosûlallâhi tardlô wa fînâ man yu’adzdzabu au yusâ-u

Tidak sesekali wahai Rasulullah akan kau ridho Sedangkan diantara kami ada yang diazab dan diperlakukan keburukan keatasnya

خلقت مبرأ من کل عيب
گأنك قد خلقت گما تشاء

Khuliqta mubarro-an min kulli ‘aibin ka-annaka qod khuliqta kamâ tasyâ-u

Engkau diciptakan bebas dari segala aib Seakan-akan engkau dicipta seperti yang mana yang kau inginkan dirimu diciptakan

نبي هاشمي أبطحي
شمائله السماحة والوفاء

Nabiyyun Hâsyimiyun abthohiyun syamâ-iluhus-samâhatu wal wafâ-u

Nabi dari Bani Hasyim dari Abtah (sebuah tempat di Mekkah) Keperibadiannya lemah lembut dan penuh kasih dan sayang