Sabda Rasulullah saw, "siwak adalah pensuci mulut dan pembawa keridhoan Allah". (Shahih Bukhari)
Dari Hudzaifah ra, "Bahwa Nabi SAW jika bangun dari malam hari, membersihkan mulutnya dengan siwak". (Shahih Bukhari)
Dalam sebuah hadits Qudsi dijelaskan, Allah SWT bertanya kepada penduduk surga, ketika penduduk surga begitu takjub dgn segala kenikmatan yg Allah berikan di surga. "Maukah kalian Aku beritahu kenikmatan yg lebih daripada ini semua?"
Para penduduk surga pun bertanya, apakah ya Allah yg melebihi dr kenikmatan yg kami dapati di dlm surga ini?
Allah SWT pun berkata, "keridhoan Ku, dan aku tidak akan murka pada kalian selamanya."
Hal yg lbh indah dr segala yg ada di dunia dan akhirat adlh keridhoan Allah..dan salah satu rahasia keridhoan Allah itu ternyata tersimpan dlm siwak, slh satu hal yg bisa mendatangkannya adlh siwak.
Hal yg kecil tp dicintai Rasulullah, hampir di setiap waktu Beliau bersiwak, bangun dr tidur bersiwak, mau berbicara bersiwak, sedang duduk dan di bnyk kesempatan lain beliau bersiwak. Dan bahkan sunnah terakhir yg dilakukan beliau sblm wafat adlh bersiwak..
Bkn hnya sbg pembersih, tp siwak adlh pensuci mulut..pensuci dr dosa2 yg dilakukan oleh mulut. Maka sdh sepatutnya kita hidupkan kembali sunnah Nabi, sunnah yg org pada zaman sekarang ini sdh bnyk meninggalkannya. Siwak..sungguh setan tidak suka dgn siwak. Siwak sering hilang..makanya siapkan siwak yg bnyk, biar setan tdk bisa mengelabui kita. Inilah yg jg dilakukan guru mulia kita alhabib umar.
(Ceramah alhabib munzir ttg siwak)
Habib ahmad bin jindan jg bilang, sholat dgn menggunakan siwak terlebih dahulu, lbh baik 70 kali lipat drpda sholat tdk menggunakan siwak. Siwak jg sunnah dilakukan ketika kita mau berwudhu..
Mudah2an kita bisa istiqamah mengikuti sunnah2 Nabi, wlwpun hanya hal-hal yg kecil. :-) mohon maaf kalo ada yg salah.
**********************
Apa itu Siwak?
Siwak atau miswak berbentuk batang, diambil dari akar dan ranting segar tanaman arak (Salvadora persica) yang kebanyakan tumbuh di daerah Timur Tengah, Asia dan Afrika dan berdiameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Pohon Arak adalah pohon yang kecil, seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang, diameternya lebih dari 1 kaki, jika kulitnya dikelupas warnanya agak keputihan dan memiliki banyak juntaian serat. Akarnya berwarna coklat dan bagian dalamnya berwarna putih, aromanya seperti seledri dan rasanya agak sedikit pedas. Kaum muslimin menggunakan batang itu untuk menggosok gigi dan mengurut gusi sebelum wudhu atau shalat. Nabi SAW. mengatakan pemakaian siwak sebagai sunnah, atau tindakan yang dianjurkan. Sebuah hadis berbunyi:
“Siwak membersihkan gigi, dan ini menyenangkan Allah. Setiap kali Jibril mengunjungiku, dia menyuruhku menggunakan siwak, hingga aku pun khawatir bahwa menggunakansiwak diwajibkan. Seandainya tidak khawatir akan membebani (merepotkan) umatku, aku akan mewajibkannya.”
(HR: Bukhori dan Muslim, Irwaul Golil No 70).
Hadits yang lain dari Abu Ayyub ra:
“Ada empat hal yang termasuk dari sunnah para Rasul; Memakai minyak wangi, menikah, bersiwak dan malu.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Siwak memiliki beberapa faedah yang sangat besar, diantaranya yang paling besar adalah yang telah dianjurkan oleh hadits:
“Siwak itu pembersih mulut dan diridhai Allah.” (HR. Ahmad)
"Keutamaan shalat dengan memakai siwak itu, sebanding dengan 70 kali shalat dengan tidak memakai siwak."
(HR. Ahmad)
Waktu-waktu Disunnahkannya Bersiwak
Bersiwak disunnahkan di setiap saat, bahkan ketika berpuasa di sepanjang harinya, dan menjadi sunnah muakadah pada waktu akan beribadah.
Adapun waktu-waktu yang disunnahkan secara muakkad untuk bersiwak diantaranya:
1) Setiap akan Berwudhu
“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu”. (HR. Bukhori dan Muslim)
2) Setiap akan melakukan shalat
“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan sholat”. (HR. Bukhori dan Muslim)
3) Setiap Bangun Tidur
“Adalah Rosululloh jika bangun dari malam dia mencuci dan menggosok mulutnya dengan siwak”. (HR. Bukhori)
Termasuk tanda kecintaan Nabi Shallallahu ‘aihi wa sallam kepada kebersihan dan ketidak sukaannya terhadap bau tidak enak, tatkala bangun dari tidur malam yang panjang, yang mana saat itu di mungkinkan bau mulut sudah berubah, maka beliau menggosok giginya dengan siwak untuk menghilangkan bau tidak sedap, dan untuk menambah semangat setelah bangun tidur, karena termasuk kelebihan siwak adalah menambah daya ingat dan semangat.
4) Setiap akan Masuk RumahTelah meriwayatkan Syuraih bin Hani, beliau berkata:
”Aku bertanya kepada ‘Aisyah: “Apa yang dilakukan pertama kali oleh Rosululloh jika dia memasuki rumahnya?” Beliaumenjawab : ”Bersiwak”. (HR. Muslim)
5) Ketika hendak membaca Al Qur’an
Dari Ali ra. berkata : “Rasulullah memerintahkan kami bersiwak. Sesungguhnya seorang hamba apabila berdiri sholat malaikat mendatanginya kemudian berdiri di belakangnya mendengar bacaan Al Qur’an dan ia mendekat. Maka ia terus mendengar dan mendekat sampai ia meletakkan mulutnya di atas mulut hamba itu, sehingga tidaklah dia membaca satu ayat pun kecuali berada di rongganya malaikat” (HR. Baihaqy)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar