Senin, 27 Oktober 2014

Huhh..capek..
Lama udah gak pernah lg menginjak rumput hijau, baru 10 menit aja rasanya udah kaya berjam-jam. Ketika kita sdh tidak terbiasa dgn sesuatu, dan kita mencoba memulai lagi..maka akan jauh berbeda rasanya.

Selamat Tinggal...

Akhirnya saya harus mengatakan itu jg ke kamu, walaupun sangat berat rasanya, tapi harus saya katakan.

Mulai sekarang dan ke depannya kamu akan menjalani hidup yg jauh lebih baik lagi de..hari-hari yg indah ada di hadapan mu, dan siap menyambut mu. Kamu akan menyempurnakan separuh dari agama mu, mengikuti sunnah Nabi mu..sungguh tiada hari-hari yg lebih indah drpda hari-hari yg akan kamu jelang. Keberkahan-Nya berlimpah ruah pada hari itu, yg dgnnya tiap org pun ikut merasakan kebahagiaan ketika memandang mu. Kamu akan membahagiakan kedua orang tua mu, saudara, teman..bahkan yg paling spesial, kamu akan membuat Nabi mu bahagia dgn pernikahan mu.

Sesuatu yg sangat kamu nantikan, kamu inginkan..akhirnya tercapai jg yah de? Lupakanlah sudah segala derita dan kesemuan yg telah terjadi antara saya dan kamu. Banyak hal yg telah dan akan terjadi dlm hidup mu de. Saya hanyalah sebuah potret kenangan dlm hidupmu, dan akan hilang tergerus oleh waktu. Yang menjadi harapan saya, apa-apa yg tertinggal dari saya merupakan suatu kebaikan untuk kamu.

Maaf tidak ada yg bisa saya berikan kepada mu menjelang hari-hari bahagia mu itu. Hanya doa yg bisa saya berikan, semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu tercurah pada mu dan keluarga.

Kalau aku wafat kelak, aku minta kalian untuk sabar..jgn sedih, karena ini semua takdir Rabbiy. Doakan saja aku..krna aku sangat butuh itu.

Selasa, 07 Oktober 2014

Sekali lagi ku rendahkan diri ku di depan mu. Jujur aku malu.
Ingin rasanya aku tutup hari-hari ku, berpikir ttg segala ke khilafan ku.
Aku sangat malu..dan mungkin ini yg terakhir aku menyapa mu. Semoga kebahagiaan sllu untukmu.

Senin, 06 Oktober 2014

Dalam kesendirian aku akhir2 ini, ku rasakan aku sangat rindu. Berulang-ulang kali, hampir tiap saat aku rindu. Bermacam cara aku coba buat menghilangkan rasa itu..tapi aku belum mampu..

Ingatan ku menjelajah jauh ke belakang, dmna saat-saat aku masih bisa merasakan kehadiran mu. Kamu lucu, pemalu, tapi lbh pinter dari aku. Dgn usia yg masih muda, tapi aku banyak belajar dr kamu. Yg aku tahu kamu itu orangnya sabar, tp suka ceroboh. Kamu sangat mengerti keadaan aku, tidak banyak menuntut, itu yg bikin aku suka kamu.

Antara aku dgn kamu pernah merasakan saat2 bahagia, aku..atau hanya aku yg bahagia? Memang hanya sebentar kebersamaan yg kamu torehkan padaku, tulisan dan kata2 dari mu seakan kamu tuliskan dgn tinta yg sulit utk aku hapus. Andaikan terus kucoba menghapus, mgkin malah aku akan merobeknya.
Aku bingung??

Nafas aku terasa semakin sesak. Sulit bagiku berjalan di tengah keramaian. Aku selalu ingin menunduk, tdk mampu ku mengadah dan menatap langit..aku malu. Malu akan segala keluhan ku. Biarlah, aku akan coba bertahan..

Minggu, 05 Oktober 2014

Seribu Pertanyaan?

Sekarang kamu sudah benar2 pergi yaa de?
Kamu sdh benar2 lupa dgn aku...kamu sdh bahagia dgn pilihan mu. Bagaimana dgn aku de?
Jujur aku jg bahagia kalo kamu bahagia, tapi di sisi lain hati ku..aku sangat kehilangan kamu.
Kalau aku orang kaya, mungkin aku sdh memiliki kamu yaa de? Aku bisa bahagia dgn kamu..aku dan kamu mgkin sedang bahagia sekarang.
Tapi apa cuma karena faktor "kaya" td de? Apa tdk bisa dgn keadaan yg sederhana, tapi aku dan kamu bisa tetep bahagia??
Atau mungkin ada faktor lain de..atau kamu memang lbh mencintai dia di banding aku? Terus apa artinya dr semua kata-kata mu de? Apakah kamu hanya ingin sekedar membahagiakan aku...atau kamu kasihan pada ku?
Seribu pertanyaan mungkin ingin aku ajukan pada mu, tapi itu bukan tipikal aku de..aku sllu gugup kalau ketemu kamu. Dan pun aku tdk berani de, aku lbh suka menerima saja apa yg kamu mau..
Kamu gak rindu apa de?
Jujur aku rindu kamu..
Kamu bahagia de?
Jujur aku kehilangan kamu..

Kapan kamu nikah de? Jujur ketika pertama kali aku dengar ttg pernikahan mu, aku sangat terpukul..kamu gak tau sih de apa yg aku rasa...
Ahh..mungkin kamu akan sangat bosan menjawab pertanyaan2 aku de..
Kamu ngerasain gak sih de apa yg aku rasa?
Hehehe..
Aku harap suatu saat ku temukan semua jawaban dr pertanyaan2 ku...

Sabtu, 04 Oktober 2014

Terima kasih atas segala apa yg telah kamu berikan, kamu ajari, dan kamu tinggalkan pada ku..
Beberapa pelajaran tidaklah selalu di dapat dlm sekolah atau institusi belajar lainnya, melainkan melalui orang tertentu atau melalui pengalaman..
Jujur aku jadi tidak begitu suka sama kamu.

Jumat, 03 Oktober 2014

Kasian Dua Temanku

Secangkir kopi hitam ini yg sllu siap menemani ku, asal punya duit buat beli kopinya..dia siap kapan aja. Hehehh..

Kopi hitam dan rokok.
Banyak orang yg mempermasalahkan dua temen sejati ku ini. Banyak yg tidak suka dgn mereka. Bahkan menjelek-jelekan mereka..hehe..kita ambil contoh, banyak orang bilang kalo kopi hitam itu kejam bagi orang yg punya sakit maag. Hemm..perhatikan baik-baik kata2nya! Bukankah kata2 itu menjelekkan si kopi? Padahal apa salahnya dia? Dia gak pernah minta tuh orang yg sakit maag buat meminumnya, dia jg gak ngemis2 ke orang2 buat membeli dan menyeduhnya utk di minum. Jadi, siapa yg salah disini? Menurutku..sahabatku yg satu ini tidak salah, org yg berpenyakit maag itu yg salah..sudah tahu gak boleh minum kopi tp masih aja di minum jg. Jadi ku mohon, stop menyalahkan sahabatku! Hehehe...

Untuk sahabat ku yg satu lagi, huhh..sungguh lebih tragis keadaanmu kawan. Aku kasian dgn mu..
Kamu sllu jadi kambing hitam dr banyak hal, dari polusi, penyakit, nyampah..dan banyak hal lainnya. Bahkan ada beberapa orang yg sangat tidak suka sama kamu, sampai-sampai jijik sama kamu kawan. Haaduhh..
Padahal sama dgn si kopi, toh kamu hanya sebuah produk barang dagangan. Kenapa harus di salahkan? Sekali lagi, orang yg membeli teman2 ku itu harusnya yg di salahkan.

Jadi jelaskan sudah..teman2 ku tidak bersalah. Kalau mau salahkan, salahkan si pemakai atau peng-konsumsi mereka. Akibat buruk yg ditimbulkan oleh kedua temanku, baik untuk diri si peng-konsumsi atau orang dan lingkungan sekitar..adalah konsekwensi yg harus di terima olehnya.
Semua berawal dari diri sendiri..maka pinter-pinter lah mencari apa yg baik untukmu dan orang2 sekitar mu.

Seperti halnya aku, aku terlanjur mencintai mu..terlanjur suka padamu. Tapi, mungkin kamu berbahaya untukku. Sudah tahu berbahaya, tapi aku masih ingin dekat dgn mu. Apa yg terjadi padaku? Kalau ku pikirkan..mungkin kamu mirip dgn kedua temanku. Aku blm bisa meninggalkan mu seperti halnya aku blm bisa meninggalkan kedua temanku. Tapi, aku rasa kamu belum lah sebaik kedua temanku, apa mungkin sama? Kalau aku punya uang untuk "membeli" mu, maka kamu akan setia menemani ku.
Hehehe..kamu tdk seperti kedua temanku. :-)

Walaupun ana org gak mampu dan gak punya apa2, tp ana punya harga diri de..

Ana gak prnh bohong ttg perasaan ana..dan ana gak main2 ttg itu..tp, sikap kamu seakan mainin perasaan ana.

Kamu bertanya, apakah kamu egois? Ana bilang iyya. Kamu emg egois. Kamu hanya memikirkan apa yg kamu rasa. Tentang ini dan itu kamu hanya mikirin apa yg terjadi pada diri kamu. Kamu gak pernah nanya tuh bagaimana keadaan ana. Bagaimana ana mencoba bertahan dgn keputusan mu. Apakah begitu de yg namanya cinta?
Jujur dari kemarin ana sebel sama kamu. Dengan segala sikap kamu..apa sih de maksud dr semua ini?? Ana memang gak begitu paham ttg cinta..tp, ana bisa merasakan de. Ana pun punya hati, sekuat apa pun ana berusaha mengobati segala luka, tp masih ada nyeri akibat dr perbuatan mu.

Ana sadari ana emg lbh bnyk salahnya dlm hal ini, itu semua krna keterbatasan dari diri ana. Ana minta maaf. Cukuplah sdh cerita ttg kamu dan ana de. Ana sdh trllu capek dgn perasaan ini.
Maafin ana, doain ana..Insya Allah doa jg dr ana sllu yg terbaik utk kamu..

Kamis, 02 Oktober 2014

Selamat tinggal de..sepertinya kata ini yg terakhir dr pesanku padamu.
Maafkan aku..aku cinta sama kamu. Tp kamu lebih cinta dia daripada aku.
Sedih hatiku mengucapkan kata2 ini..namun aku harus kuat. Terima kasih atas segalanya.

Ternyata aku harus benar2 melupakan mu..tidak ada respon darimu untukku. Apa yg harus ku perbuat?
Yg aku tahu, hari ini aku sangat rindu kamu. Sangat butuh kamu utk mengisi hari2 ku.
Terkadang aku bingung dgn sikap mu..sejenak terlihat bgtu cinta, tp sebentar kemudian kamu berubah.
Tahukah kamu berkali-kali ku hapus nomor telfon mu, dan berkali-kali juga aku save lg nomor itu..
Apa makna dari itu? Aku jg gak tahu..mgkin karena aku blm siap jauh darimu, iya..aku rasa itu.

Rabu, 01 Oktober 2014

Untukmu..

Aku bingung dgn diriku..bingung dgnmu.
Apa yg harus aku lakukan pada mu..
Ternyata kau telah benar2 kecewa. Tiap detik yg terlewat dari ku akhir2 ini, tahukah kamu bahwa aku rindu? Walaupun kau tahu, apa manfaatnya untukku? Toh, kamu sudah kecewa padaku. Aku telah mengecewakan mu.

Asal kau tahu, tdk ada maksud aku untuk membuat mu kecewa. Aku hanya mengungkapkan apa yg ku rasa. Sempat ku terbuai angan2 ku ttg mu, saat ini dan waktu yg lalu..aku sangat mencintai mu. Aku berharap Tuhan hilangkan rasa ini di waktu nanti, karena kau tak dapat ku miliki..untuk apa cinta ku? Aku khilaf..maafkan aku..
Untukmu..semoga suatu saat kau baca tulisan ini..